| Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko usai menghadiri Pelantikan 13 Pejabat Eselon II di Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Senin (22/6/2026) |
Hendarsam mengatakan,
beberapa dari pejabat yang dilantik mengisi jabatan Eselon II yang kosong
karena terkait kasus di KPK. "Jadi ada 13 pejabat yang dilantik, ada yang
beberapa mengisi kekosongan dan ada beberapa yang menjadi pergeseran (posisi
jabatan). Jadi kami lakukan penyegaran secara berkala," kata Hendarsam.
Lebih lanjut Hendarsam
mengungkapkan, dua di antara 13 pejabat Eselon II yang dilantik itu, yakni
posisi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Imigrasi Jawa Barat dan Kepala
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat. Kedua jabatan ini sempat kosong
setelah kedua pejabatnya ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) awal
Juni 2026.
"Yang pasti ada
dua kekosongan (jabatan) dan ada yang pensiun terkait dengan masalah yang kita
ikutin kemarin ada di Jakarta Barat dan di Jawa Barat," ujarnya.
Dalam pelantikan
jabatan tinggi ini, kata Hendarsam, pihaknya melakukan seleksi ketat terhadap
aparatur sipil negara (ASN) yang akan menduduki jabatan baru tersebut.
Seleksi ini dilakukan
agar pejabat yang terpilih yang benar-benar memiliki kinerja baik dan
integritas, guna mencegah terulangnya kasus serupa. "Ada proses internal
di kami, namanya PDK 1. Kami melakukan proses seleksi, artinya ASN yang sudah
memenuhi kredit secara formal, kemudian juga syarat materialnya kami profiling,"
katanya menerangkan.
Ia berharap para
pejabat baru ini dapat bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat dan
mengembalikan kepercayaan publik terhadap imigrasi. Hendarsam mengingatkan para
pejabat baru bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah yang membutuhkan
pertanggungjawaban yang berat oleh pengampunya.
"Mudah-mudahan
semua pejabat yang dilantik ini dapat amanah, bisa merespon dan kembali merebut
kepercayaan publik. Karena tugasnya tidak ringan di tengah tantangan yang ada
saat ini di imigrasi," kata Hendarsam.
Adapun ketigabelas
pejabat tinggi di lingkungan Ditjen Imigrasi yang dilantik hari ini terdiri
atas 11 kepala kantor wilayah direktorat jenderal (Kakanwil) imigrasi, satu
kepala kator imigrasi (kakanim) dan satu kepala rumah detensi imigrasi
(karudenim).
Pertama, Syahrioma Delavina dilantik sebagai Kakanwil Ditjen Imigrasi Jawa Barat, menggantikan Jaya Saputra yang ditangkap KPK. Kemudian, Rakha Sukma Purnama menjabat sebagai Kakanim Kelas I Khusus Jakarta Barat, menggantikan Ronald Arman Abdullah (juga ditangkap KPK). Rakha sebelumnya menjabat sebagai Karudenim Tanjungpinang. Jabatan yang ditinggalkan Rakha digantikan oleh Erybowo Radyan Asmono yang juga dilantik hari ini.
Selanjutnya, Junita
Sitorus sebagai Kakanwil Ditjen Imigrasi Bangka Belitung; Saroha Manullang
sebagai Kakanwil Ditjen Imigrasi Nusa Tenggara Timur (NTT); Barron Ichsan
sebagai Kakanwil Ditjen Imigrasi Banten; Nurudin Kakanwil Ditjen Imigrasi
Kalimantan Timur; Arvin Gumilang, selaku Kakawil Sumatera Barat, Yuni Santi
Nurani selaku kakanwil Ditjen Imigrasi D.I Yogyakarta.
Lalu Azwar Anas selaku
Kakanwil Maluku, Alfisyahrin selaku Kakanwil Ditjen Imigrasi Bengkulu dan Victo
Manurung sebagai Kakanwil Maluku Utara.
(TIM)




0 Komentar