![]() |
| (Foto:dok) |
Kepala
Kantor Imigrasi Jakarta Pusat, M. Iqbal Ma’ruf menyampaikan sosialisasi ini
untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai GCI, menyampaikan mekanisme
dan prosedur layanan, serta meningkatkan sinergi lintas instansi dengan
komunitas diaspora.
"Kami
berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga menjadi
wadah diskusi dan pertukaran informasi yang produktif," kata Iqbal di
Jakarta, Senin.
Lebih
lanjut Iqbal mengatakan bahwa sosialisasi dihadiri oleh peserta dari berbagai
elemen yang terdiri dari perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi
DK Jakarta, perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian di wilayah
DK Jakarta, komunitas diaspora atau perkawinan campuran di Indonesia, serta
lainnya.
Menurut
dia, komunitas diaspora serta perkawinan campuran menjadi salah satu fokus
utama kebijakan GCI. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal
Imigrasi DK Jakarta Pamuji Raharja berharap seluruh peserta dapat memperoleh
pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kebijakan Global Citizen of
Indonesia, baik dari aspek regulasi, mekanisme pelayanan, maupun
implementasinya di lapangan.
"Saya
juga berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang diskusi dan pertukaran informasi
antara pemerintah, akademisi, komunitas diaspora, organisasi masyarakat, serta
seluruh pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung kebijakan keimigrasian
Indonesia yang semakin maju dan responsif terhadap dinamika global,"
katanya.
Kegiatan
sosialisasi juga diisi dengan paparan materi oleh narasumber dari Dinas
Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DK Jakarta, Direktorat Izin Tinggal dan
Status Keimigrasian, serta Direktorat Tata Negara Direktorat Jenderal
Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum Republik Indonesia dan dilanjutkan
dengan sesi tanya jawab.
Melalui
penyelenggaraan kegiatan tersebut, Kantor Imigrasi Jakarta Pusat berkomitmen
untuk terus mengawal kebijakan GCI agar dapat memberikan dampak positif,
kepastian hukum yang kuat, serta pelayanan publik yang responsif di kancah
internasional. (ZIK/TIM)





0 Komentar