![]() |
| (Foto:dok) |
Soal tarif Rp0 yang sering jadi pertanyaan, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza menjelaskan bahwa secara sistem pembayaran tetap harus ada angka yang tercatat. “Jadi begini, di sistem Transjakarta, MRT dan lainnya itu, kalau Rp0 tetap harus ada nilainya. Makanya dibuat jadi Rp1. Sebenarnya Rp1 dan Rp0 itu tidak ada bedanya bagi penumpang,” ujar Welfizon.
Menurut dia, sistem
kartu uang elektronik tetap membutuhkan angka rupiah agar transaksi bisa
diproses. Karena itu, tarif Rp0 secara teknis diubah menjadi Rp1. "Karena
tetap harus ada rupiah yang terbaca dan terpotong di sistem, maka Rp0
dikonversi jadi Rp1," ungkap Welfizon.
Artinya, bagi
masyarakat layanan tersebut tetap gratis, hanya saja secara sistem pembayaran
tercatat Rp1 agar transaksi bisa berjalan normal.
Armada ke Lokasi Wisata
Ditambah
Transjakarta akan
menambah armada bus menuju sejumlah destinasi wisata selama libur Lebaran 2026
sebagai antisipasi lonjakan jumlah penumpang. Welfizon Yuza mengatakan beberapa
rute yang akan ditambah armadanya antara lain menuju kawasan Ancol, Taman Mini,
Ragunan hingga Pantai Indah Kapuk (PIK).
“Jadi ke Ancol,
kemudian juga ke Taman Mini, Ragunan, mungkin juga PIK, karena sudah ada rute
PIK. Ini adalah nanti rute-rute yang mungkin kita akan perkuat armadanya,” ujar
Welfizon
Menurut Welfizon,
keempat lokasi tersebut menjadi tujuan favorit warga Jakarta dan sekitarnya
untuk mengisi waktu libur bersama keluarga. Untuk itu, penambahan armada
dilakukan agar waktu tunggu penumpang tetap terjaga dan kepadatan di halte bisa
diantisipasi.
Pengalaman pada
tahun-tahun sebelumnya menunjukkan pergerakan masyarakat saat Lebaran banyak
mengarah ke tempat wisata. Selain rute wisata di dalam kota, Transjakarta juga
mempelajari kemungkinan penyesuaian armada untuk layanan TransJabodetabek,
seperti rute ke Alam Sutera dan Bogor. Penambahan akan disesuaikan dengan
tingkat kebutuhan di lapangan.
“Kita akan lihat
'demand'-nya dan nanti kita akan sesuaikan jumlah armadanya sesuai dengan
kebutuhan,” katanya.
Dia mengimbau
masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memanfaatkan
transportasi publik selama masa libur Lebaran guna mengurangi kemacetan di
titik-titik wisata. (RED)





0 Komentar