![]() |
| Akses Masuk Taman Kota Cawang ditutup (Foto:dok) |
Camat Makasar Dimas
Prayudi menegaskan bahwa, "Ada dua titik yang hari ini kita coba tutup
secara permanen dengan pengecoran, bekerja sama dengan Suku Dinas Pertamanan
dan Hutan Kota”, ujar Dimas.
Penutupan akses itu
dilakukan secara terpadu bersama dengan jajaran lintas instansi, yang
melibatkan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, pihak kelurahan, serta unsur
tiga pilar yang terdiri dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Pala.
"Kita mencoba
mengurangi dampak kerawanan sosial di lokasi taman yang ada di Kelurahan Kebon
Pala, Kecamatan Makasar, karena ada beberapa informasi dan perhatian masyarakat
berkaitan dengan penyalahgunaan fungsi taman di lokasi ini," jelas Dimas.
Fungsi
Taman Kota Cawang Sering Disalahgunakan
Bagian pagar taman yang
berbatasan dengan area tol juga turut menjadi perhatian. Personel gabungan
menemukan celah pada pagar yang kerap digunakan warga untuk masuk ke area taman
secara tidak resmi. Petugas langsung melakukan pengelasan untuk menutup akses
tersebut.
"Hari ini, kita
coba las karena memang ada beberapa aktivitas warga yang menggunakan celah itu
untuk masuk ke area taman," ujar Dimas.
Menurut dia, taman
tersebut sudah beberapa kali disinyalir disalahgunakan oleh pihak tertentu. "Apa
yang kami lakukan hari ini sifatnya preventif untuk mengurangi dampak tersebut.
Yang paling penting, ini tugas kita bersama untuk menjaga taman," tegas
Dimas.
Oleh karena itu,
jajaran kecamatan bersama instansi terkait berupaya melakukan langkah preventif
agar taman tersebut kembali berfungsi sebagaimana mestinya. "Harapan kami,
masyarakat, khususnya di Jakarta Timur, bisa memanfaatkan taman sesuai dengan
fungsinya. Kalau ada tindakan negatif atau penyalahgunaan, kita ingin itu bisa
dikurangi," tutur Dimas.
Viral Taman Cawang jadi Tempat
Mesum
Sebelumnya, viral di media sosial Instagram @ijoel yang memperlihatkan sekumpulan remaja laki-laki masuk ke Taman Kota di kawasan Cawang melalui pinggiran pagar. "Di taman sini sering jadi tempat kumpul cowo-cowo entah cowo bagaimana, saya tidak tau indikasinya mereka apa, setiap malam di atas jam 01.00 WIB pagi, mereka kumpul terus masuk ke taman entah ngapain sampai jam 02.00 pagi," ucap seseorang yang mengambil video di lokasi, seperti dikutip Instagram @ijoel. (JO)





0 Komentar