Hal itu disampaikan
oleh Silmy Karim menyusul dengan lima kantor imigrasi meraih predikat WBBM dari
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
“Predikat WBBM adalah
kasta tertinggi dalam zona integritas. Saya mengapresiasi kerja keras
rekan-rekan di daerah yang telah membuktikan bahwa birokrasi kita mampu bekerja
dengan jujur sekaligus cekatan,” kata Silmy.
Kelima kantor imigrasi yang meraih predikat WBBM itu, antara lain, Kantor Imigrasi (Kanim) Singaraja, Kanim Wonosobo, Kanim Parepare, Kanim Kotamobagu, dan Kanim Tobelo. Lebih lanjut Silmy menyebutkan jika, predikat ini menandakan unit kerja tersebut telah melangkah lebih jauh. Tidak hanya bersih dari praktik korupsi, tetapi juga berhasil menciptakan inovasi pelayanan publik yang signifikan, seperti pemotongan waktu tunggu dan penyederhanaan syarat layanan demi kenyamanan masyarakat.
“Ini adalah modal
penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi imigrasi,”
tutur dia.
Predikat tersebut
diserahkan dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan
Zona Integritas (ZI) Awards 2026 di Jakarta, Rabu (11/2). Berdasarkan data
Kementerian PANRB, pada tahun 2025 terdapat 297 instansi pemerintah yang
berpartisipasi dalam penilaian ZI. Dari jumlah tersebut, sebanyak 133 instansi
dinyatakan lolos predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan/atau WBBM.
Silmy menjelaskan tujuh
unit kerja di Kementerian Imipas meraih predikat ZI, menjadikannya sebagai
salah satu instansi dengan raihan terbanyak. Selain itu, evaluasi SAKIP tahun
ini mencatat nilai rata-rata kementerian/lembaga sebesar 73,61, pemerintah
provinsi 69,05, dan pemerintah kabupaten/kota sebesar 64,89. (ZIK)





0 Komentar