![]() |
| (Foto:Instagram @Lulalahfah) |
Kabid Humas Polda Metro
Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa, rangkaian penyelidikan
dilakukan sejak awal penemuan jenazah hingga proses pemeriksaan medis.
“Polsek Kebayoran Baru
beserta penyelidikan dan penyidikan Polres Metro Jakarta Selatan sudah
mendalami beberapa rangkaian peristiwa. Artinya mulai dari penemuan jenazah
pertama sampai dengan pengelolaan barang bukti, olah TKP, pemeriksaan
saksi-saksi sudah dilakukan pemeriksaan 10 saksi,” kata Budi.
Budi menambahkan, saksi
yang telah diperiksa berasal dari berbagai pihak yang berkaitan langsung dengan
peristiwa tersebut. Reza Oktavian alias Reza Arap, yang merupakan kekasih Lula,
juga sudah menjalani pemeriksaan pada Senin (26/1).
“Mulai dari orang yang
menemukan pertama, ART dan sopir, termasuk ada dua dari teknisi pihak
apartemen, termasuk sudah melakukan pemanggilan terhadap kekasih almarhumah,
termasuk dengan personal asisten dan rencana tindak lanjut proses pemeriksaan
keluarga dari almarhumah,” jelasnya.
Selain itu, polisi juga
memeriksa sejumlah dokter dan pihak rumah sakit untuk menelusuri kondisi medis
korban sebelum meninggal dunia. Termasuk dokter pertama yang mengeluarkan surat
pernyataan kematian dari klinik di Depok.
“Kita juga meminta
keterangan dari pihak dokter RS Fatmawati yang melaksanakan pemeriksaan visum
luar terhadap jenazah. Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap dokter R yang
mengeluarkan surat keterangan kematian, termasuk kita juga melakukan
pemeriksaan terhadap pihak RS Pondok Indah terkait tentang riwayat medis dari
almarhumah,” jelasnya.
![]() |
| Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto (Foto:dok) |
Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian yang kini masih dianalisis oleh laboratorium forensik. “Kami juga mengirim beberapa barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian peristiwa. Ini juga masih dalam proses pengolahan uji barang bukti oleh laboratorium forensik,” katanya.
Budi menegaskan, kepolisian akan menyampaikan perkembangan kasus secara terbuka kepada publik setelah seluruh hasil pemeriksaan, termasuk dari laboratorium forensik, diterima. “Setelah hasil laboratorium forensik keluar, kami akan melaksanakan konferensi pers secara komprehensif dengan menghadirkan dari Kementerian Kesehatan, laboratorium forensik, dokter yang memeriksa riwayat medis maupun visum luar terhadap jenazah,” tutupnya. (EL/TIM)






0 Komentar