KBO Lantas Jakarta
Timur, AKP Eko Apriyanto, menyebut ketinggian air di lokasi kini mencapai 60
hingga 70 sentimeter dan belum menunjukkan tanda-tanda surut. “Sampai sekarang
60-70 cm,” kata Eko, Kamis (22/1).
Ia menjelaskan genangan
mulai meningkat sejak pagi hari dan sempat surut sesaat sebelum kembali naik
hingga siang ini. “Jadi dari mulai naik jam 6, terus sempet surut, enggak lama
naik lagi, sampai sekarang,” ujarnya.
Dampak banjir tersebut
menyebabkan kemacetan cukup panjang di sekitar lokasi. “Sampai depan Kodam
situ, Cawang,” kata Eko.
![]() |
| Sejumlah pengendara antre memanjang akibat banjir yang menggenang ruas Jalan D.I Panjaitan tepatnya di lajur kiri dari arah Cawang menuju Kebon Nanas (Foto:dok) |
Kendaraan kecil yang
hendak melintas di underpass diarahkan ke jalur kiri menuju Jalan MT Haryono. “Iya
underpass, jadi sebetulnya kalau memang si mobil berani itu mau lurus silakan,
tapi kalau enggak mau kita arahkan ke kiri, jadi sifatnya kita mengimbau aja,”
katanya.
Sebelumnya, akun X TMC
Polda Metro Jaya melaporkan genangan air di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di
depan Wika arah Kebon Nanas, Jakarta Timur, dengan ketinggian 40 hingga 50
sentimeter.
“07.20 Terdapat
genangan air sekitar 40 hingga 50 cm di Jalan DI Panjaitan tepatnya depan Wika
arah Kebon Nanas Jakarta Timur, saat ini lajur kanan masih bisa dilintasi,”
tulis TMC Polda Metro Jaya.
Sementara itu,
Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menyebut
ketinggian genangan berada di kisaran 30 hingga 40 sentimeter. “Ketinggian
genangan masih sama di antara 30-40 cm,” ujarnya.
Ia menambahkan, lajur
paling kanan Jalan DI Panjaitan arah utara masih dapat dilintasi kendaraan. “Untuk
sisi paling kanan Jalan DI Panjaitan yang mengarah ke utara, yang terdampak
genangan masih bisa dilintasi. Ada dua lajur untuk kendaraan roda empat, dan
roda dua bisa mengisi satu lajur di sisi paling kanan,” tambahnya. (EL)






0 Komentar