![]() |
| (Foto:Humas Direktorat Jenderal Imigrasi) |
Dengan Mengusung tema
"Optimalisasi Layanan, Penegakan Hukum, dan Infrastruktur dalam Mewujudkan
Ekosistem Digital Keimigrasian", forum ini menjadi wadah penyelarasan
strategi transformasi institusi dengan tujuan meningkatkan standar layanan
Imigrasi dan mendukung prioritas nasional.
Dalam hal ini, Wakil
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim menyampaikan bahwa prestasi
yang diraih imigrasi di tahun-tahun sebelumnya adalah buah dari kerja keras dan
inovasi progresif. la mengingatkan bahwa untuk dapat memperkuat peran
institusi, petugas Imigrasi harus siap mengerahkan seluruh tenaga.
"Kita sudah
memulai dengan All Indonesia. Sistem yang mempermudah dan mempercepat
perlintasan ini adalah hasil perjalanan panjang Imigrasi. Sekitar dua tahun
kita berproses dalammenginisiasi dan membangun integrasi sistem dengan
kementerian/lembaga lain, sekarangsudah berhasil terwujud. Saya senantiasa
mengingatkan petugas Imigrasi, jangan pernah lelahuntuk memperbesar dan
menguatkan peran institusi. Kalau bisa, kita menjadi percontohan bagi lembaga
lain," tegasnya.
Sementara itu,
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman mengatakan fokus
utama tahun 2026adalah penyelarasan kebijakan Pemerintah dengan Program Aksi
Imigrasi. Hal ini mencakup penguatan layanan berbasis digital dan modernisasi
fasilitas di pintu gerbang negara.
"Tahun ini, kami
berencana memodernisasi sarana dan prasarana di berbagai Tempat Pemeriksaan
Imigrasi (TPI), termasuk penambahan unit autogate di sejumlah bandara,
pelabuhan laut, Pos Lintas Batas Negara (PLBN), hingga peningkatan fasilitas
Pos Lintas Batas Tradisional (PLBT). Selain pemerataan fasilitas, Imigrasi juga
mengusung sustainable business process, dengan Energi Baru Terbarukan (EBT)
melalui pemanfaatan panel surya di wilayah perbatasan dan 3T (tertinggal,
terdepan, terluar)," ujar Yuldi.
Selain aspek pelayanan,
aspek penegakan hukum menjadi pilar utama. Imigrasi berupaya menjadi garda
terdepan dalam pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak
Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) melalui penguatan program Desa Binaan untuk
edukasi masyarakat. Hal ini turut menjadi pembahasan dalam Rakor 2026 selain
peran imigrasi dalam mendukung iklim investasi di Indonesia melalui
penyederhanaan regulasi visa dan izin tinggal bagi investor, serta layanan
pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar unit
pelaksana teknis (UPT) Imigrasi.
Penguatan Tata Kelola Organisasi
Dalam kesempatan yang
sama, Sekretaris Jenderal Kementerian IMIPAS, Asep Kurnia menekankan pentingnya
penguatan tata kelola organisasi. Asep menyampaikan perlunya melakukan
pembentukan struktur baru yang mendukung perencanaan strategis fungsi teknis
keimigrasian, mengingat beban kerja keimigrasian yang semakin bertambah.
"Nanti kita akan
usulkan untuk penambahan satu direktorat lagi berkaitan dengan sistem dan
strategi kebijakan keimigrasian, yang berkaitan dengan penyusunan rencana
program mungkin nanti bisa dikerjakan oleh direktorat tersebut," papar
Asep.
Selain penguatan tata
kelola organisasi, Rakor ini turut menghadirkan perspektif dari pakar eksternal
untuk memastikan ekosistem digital yang disasar imigrasi berjalan aman dan
selaras dengan kepentingan nasional. Sandiman Ahli Madya Badan Siber dan Sandi
Negara, Frizka Ferina, serta Direktur Pembinaan Ketertiban Masyarakat Korbinmas
Baharkam POLRI - Rudi Syafruddin, memberikan pembekalan strategis terkait
pengamanan ruang siber dan sinergi penegakan hukum demi menjaga integritas data
serta ketertiban masyarakat di lingkungan keimigrasian.
Sebagai penutup, Silmy
berpesan "Ke depan, sesuai arahan Menteri, Imigrasi diinstruksikan
melakukan penguatan ekosistem digital dan modernisasi infrastruktur. Kita harus
berdiri di garda terdepan dalam mencegah TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang)
dan TPPM (Tindak Pidana Penyelundupan Manusia).
“Pengakuan
internasional yang kita terima di tahun 2025, termasuk dari Skytrax terkait
pelayanan keimigrasian Bandara Soekarno-Hatta yang menjadi terbaik ke-10 di
dunia, harus menjadi pelecut semangat untuk memberikan yang terbaik kepada
masyarakat,"tutupnya. (ZIK/TIM)





0 Komentar