Jakarta, KORANTRANSAKSI.com – Pemerintah
Provinsi Jakarta akan membongkar 109 tiang eks proyek monorel di Jalan HR
Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Pembongkaran dijadwalkan pada pekan
ketiga Januari 2026.
Tiang Eks proyek Monorel yang berada di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Foto:dok)
Kepala
Pusat Data dan Informasi Bina Marga Jakarta, Dinar Wenny, mengatakan
pembongkaran itu merupakan bagian dari penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said
sisi timur. “Pembongkaran tiang monorel Jalan HR Rasuna Said merupakan satu
kesatuan kegiatan penataan Jalan HR Rasuna Said sisi timur,” kata Dinar Wenny.
Menurut
Dinar, kegiatan tidak hanya mencakup pembongkaran tiang eks monorel, tetapi
juga penataan infrastruktur jalan secara menyeluruh. Rangkaian pekerjaan
meliputi penataan badan jalan dan saluran, penataan trotoar, pembaruan lampu
penerangan jalan umum (PJU), serta penambahan sarana kelengkapan jalan seperti
halte dan street furniture.
Seluruh
pekerjaan penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said sisi timur itu dijadwalkan
dimulai pada Januari 2026 dan ditargetkan rampung pada September 2026. “Semua
kegiatan ini merupakan satu kesatuan yang akan dimulai pada bulan Januari 2026
dan dijadwalkan selesai pada bulan September 2026,” ujar Dinar.
Lebih
lanjut Dinar menyebutkan, mengingat Jalan HR Rasuna Said merupakan salah satu
ruas jalan utama dengan volume lalu lintas tinggi, Dinas Bina Marga akan
berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan serta instansi terkait lainnya selama
pelaksanaan pekerjaan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengatur rekayasa
dan pengamanan lalu lintas agar dampak pekerjaan terhadap mobilitas masyarakat
dapat diminimalkan.
Ia
berharap proses penataan kawasan dapat berjalan lancar dan mendapat dukungan
dari masyarakat. “Sehingga nantinya masyarakat dapat merasakan manfaatnya
berupa keamanan dan kenyamanan bagi pengendara maupun pejalan kaki,” kata dia.
Sebelumnya,
Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan pembongkaran tiang monorel tidak
akan diikuti dengan penutupan jalan. “Dengan pengalaman yang ada, Bina Marga
berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tidak dilakukan penutupan (jalan),”
kata Pramono.
Pramono
menegaskan pembongkaran tiang monorel sepenuhnya dilakukan oleh Pemprov Jakarta.
Ia menyebutkan langkah tersebut diambil setelah pihak Adhi Karya tidak
memberikan jawaban atas surat yang telah disampaikan Pemprov terkait kelanjutan
proyek monorel. (RED)




0 Komentar