![]() |
| (Foto:Ilustrasi Polisi) |
Tim
pengamanan terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat,
serta polsek jajaran. Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan
penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan kondusif. Seluruh
personel pengamanan tidak dibekali senjata api. Aparat juga diarahkan untuk
mengedepankan pendekatan humanis dan profesional selama pengamanan berlangsung.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan, kehadiran aparat semata-mata untuk melayani masyarakat dan menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.“Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” ujar Reynold.
Ia
mengimbau para orator maupun peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban selama
unjuk rasa berlangsung. Reynold meminta massa tidak melakukan provokasi, tidak
menutup jalan umum, serta menghindari tindakan anarkis seperti membakar ban
bekas atau merusak fasilitas umum.
Selain
kepada peserta aksi, imbauan juga disampaikan kepada masyarakat di sekitar
kawasan Monas agar tidak mudah terpancing provokasi. Sementara itu, pengguna
jalan diminta mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas
selama aksi berlangsung.
“Pengaturan
lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah
massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan
aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya. (TIM/RED)





0 Komentar