di Auditorium Kampus
Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) di Tangerang, Banten. Mengusung
semangat kesederhanaan, Imigrasi menyalurkan 5.000 paket sembako untuk warga
sekitar, menyelenggarakan aksi donor darah, serta menyalurkan 20.000 bibit
pohon kelapa genjah hibrida kepada pemerintah daerah untuk ditanam di sekitar
wilayah Tangerang.
Kegiatan dipimpin oleh
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto yang didampingi oleh Wakil
Menteri, jajaran Pimpinan Tinggi Madya, dan Pratama di lingkungan Direktorat
Jenderal Imigrasi. Acara tersebut juga dihadiri oleh Walikota Tangerang serta
unsur FORKOPIMDA.
Dalam sambutannya, Agus
Andrianto menyampaikan bahwa, “Kami ingin memastikan bahwa di usia ke-76 ini,
kehadiran Imigrasi dirasakan langsung oleh dapur masyarakat. Meski perayaan
dilakukan secara sederhana, namun kemanfaatannya bagi warga harus luar
biasa," ujar Menteri Agus.
Dalam kesempatan
tersebut, Agus juga menyerahkan secara simbolis sebanyak 20.000 bibit pohon
kelapa kepada Pemerintah Kota Tangerang. Bibit tersebut diproyeksikan
memberikan dampak positif bagi wilayah Tangerang dalam bidang ekologi, ekonomi
serta sosial.
"Dengan menanam
pohon, kita sebenarnya sedang menanam masa depan. Saya ingin Imigrasi tidak
hanya dikenal sebagai penjaga gerbang negara, tetapi juga sebagai institusi
yang berkontribusi terhadap kesehatan lingkungan dan memberdayakan ekonomi
rakyat. Semoga bakti kami di usia ke-76 ini menjadi fondasi bagi hubungan yang
lebih erat antara pemerintah dan masyarakat," pungkas Menteri Agus menutup
rangkaian acara.
Selain bantuan fisik,
Imigrasi juga menyelenggarakan aksi donor darah oleh pegawai di lingkungan
Kemenimipas. Sebanyak 400 kantong darah ditargetkan terkumpul untuk membantu
stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) guna memenuhi kebutuhan medis darurat
masyarakat.
Kegiatan ini ditutup
dengan penyerahan bantuan secara langsung kepada perwakilan penerima Bansos dan
penanaman bibit kelapa pertama di area kampus oleh Menteri Imipas dan pimpinan
daerah. (TIM/RED)





0 Komentar