Ditjen Imigrasi Selenggarakan Deklarasi Kinerja Tahun 2022

 

(Foto:dok)
Jakarta, KORANTRANSAKSI.com – Bertepatan dengan hari lahirnya Imigrasi yang jatuh pada tanggal 26 Januari, Ditjen Imigrasi mengadakan deklarasi janji kinerja Tahun 2022. Deklarasi janji kinerja ini merupakan sebuah komitmen awal insan bagi Imigrasi agar dapat bekerja dengan produktif dan melaksanakan sebuah perjanjian kinerja dengan professional dan akuntabel.

Acara tersebut dimulai dengan Penandatanganan perjanjian kinerja yang dilakukan oleh Plt. Ditjen Imigrasi dan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Ditjen imigrasi. Setelah itu, dilanjutkan dengan deklarasi janji kinerja oleh Plt Dirjen Imigrasi yang diikuti oleh seluruh peserta dalam acara tersebut.

Acara Deklarasi Janji Kinerja ini dihadiri baik secara langsung maupun secara virtual oleh pejabat Struktural, Fungsional, dan Kepala Satuan kerja Keimigrasian di seluruh Indonesia serta Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Hukum dan HAM RI yakni Razilu.

“Saya berharap ditahun 2022 ini kita bisa lebih memperhatikan energi untuk mengoptimalisasi fungsi dari keimigrasian ini dan hampir 20 tahun Imigrasi sudah berkutat di fungsi layanan keimigrasian. Sudah saatnya kita merevitalisasi penegak hokum, pengamanan Negara, dan fasilitator untuk pembangunan nasional. Ini semua kita arahkan untuk menjaga tegaknya kedaulatan NKRI”, ujar Widodo dalam sambutannya.

Widodo juga berpesan untuk menyelaraskan postur anggaran, maupun kebutuhan kinerja dengan tugas fungsi awal, misalnya dengan kebutuhan akan borgol, CCTV, dan ilmu bela diri di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim).

“Kita harus memfokuskan fungsi Rudenim yang mana, jika dipenegak hokum maka semuanya harus konsisten untuk mendukung pelaksanaan tugas fungsi itu. Jangan sampai borgol saja tidak ada, CCTV tidak punya, bela diri pun tidak bisa”, tutur Widodo.

Dalam acara tersebut, Irjen Kemenkumham Razilu ikut memberikan sambutannya. Razilu memberikan apresiasinya kepada Plt. Dirjen Imigrasi dan beserta jajarannya yang sudah banyak meraih prestasi di tahun 2021 ini, terutama di bidang pembangunan Zona Integritas, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dan Wilayah Bersih dan Bebas Melayani (WBBM) dimana dari total 171 satker yang sudah meraih predikat tersebut, 62 diantaranya adalah Satuan Kerja Imigrasi. Prestasi inilah yang kemudian berhasil menghantarkan Menteri Hukum dan HAM RI didaulat menjadi pemimpin perubahan oleh Kementerian PAN dan RB.

Razilu juga ikut mendukung pesan dari Plt.Dirjen untuk optimalisasi seluruh fungsi keimigrasian demi jayanya imigrasi. Fungsi pelayanan, penegak hukum, keamanan Negara dan fasilitator pembangunan nasional harus dilakukan secara proposional.

Jabatan itu Amanah. Ketika jabatan diambil sepertinya enak tapi pertanggungjawabannya berat. Jangan cari jabatan! Biarkan jabatan mencari kita! Jangan sampai hidup mewah dari hasil maling! Banyak dari kita salahpaham akan definisi bahagia. Bahagia itu karena tenang, tenang karena tidak melakukan penyimpangan dan pelanggaran”, ujar Razilu kepada seluruh insan imigrasi yang hadir.

Ia juga menegaskan bahwa Imigrasi harus merdeka jika ingin bermartabat di depan publik. Merdeka dari belenggu hawa nafsu; merdeka dari keserakahan akan kekuasaan dan harta; merdeka dari hidup glamor; merdeka dari kemunafikan, inkonsistensi dan amoral; serta merdeka dari kesalahpahaman akan kebahagiaan dan ketenangan.

“ Jangan sampai prestasi yang sudah kita capai ini menjadi mubazir hanya karena pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah oknum. dan berikan yang terbaik sebagai insan pengayoman, dan tahan diri baik-baik untuk tidak melanggarnya”, tutup Razilu. (TIM)


Posting Komentar

0 Komentar