![]() |
| Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama (Foto:dok) |
Menurut Oka, hasil
autopsi secara resmi belum keluar. Polisi masih menunggu pemeriksaan dalam dan
toksikologi. "Namun, hasil sementara dari dokter yang melakukan autopsi
sudah ada, tersampaikan di sana ada mati lemas karena jeratan di leher," ujar
Oka.
Lebih lanjut Oka
mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, korban mati lemas karena jeratan
di leher. "Tanda-tanda gantung diri juga terjadi pada korban,"
tuturnya.
Penyidik telah memeriksa sekitar delapan saksi mulai dari saat korban ditangkap oleh anggota Imigrasi Depok, petugas pemeriksa, penjagaan, sampai yang menemukan pertama kali. Polisi sudah menghubungi keluarga korban dan jasad DR sudah diterima untuk disemayamkan. Oka mengatakan keluarga korban mengikuti proses penyelidikan dari awal dan proses autopsi. "Keluarga korban menerima walaupun hasil autopsi secara lengkap belum diberikan oleh dokter," katanya.
Untuk sementara polisi
menyimpulkan penyebab korban nekat gantung diri karena pemeriksaan oleh petugas
Imigrasi. "Apakah korban ini mengalami stres atau apa, kami belum bisa
menyampaikan. Tentunya dari hasil-hasil pemeriksaan saksi-saksi nanti akan kami
sampaikan lebih lanjut," ucap dia.
Oka mengatakan korban
menggunakan baju lengan panjang yang dikenakan untuk gantung diri. "Kami
juga memeriksa secara lengkap CCTV yang mengarah ke ruang tahanan dan juga
toilet tempat kejadian gantung diri tersebut. Full kami menelaah rekaman CCTV tersebut,
tidak ada orang lain masuk selain korban sendiri," ujar Oka. (TIM/RED)





0 Komentar