Usai Terbit Keppres, Seleksi Dirjen Imigrasi Dihentikan

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, M. Akbar Hadi Wibowo (Foto:dok)
Jakarta, KORANTRANSAKSI.com – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menutup pelaksanaan seleksi terbuka untuk pengisian jabatan Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi pada Selasa, 10 Maret 2026. Keputusan ini menindaklanjuti terbitnya Keputusan Presiden tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menetapkan pejabat Direktur Jenderal Imigrasi.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, M. Akbar Hadi Prabowo menyampaikan bahwa, “Dengan adanya penetapan Keppres tersebut, kami tidak melanjutkan hasil seleksi tahap pertama”, ujar Akbar.

Lebih lanjut Akbar menjelaskan, pemerintah menetapkan keputusan tersebut sebagai kewenangan untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan serta pelaksanaan tugas dan fungsi instansi. Karena itu, kementerian tidak melanjutkan seleksi terbuka untuk jabatan Dirjen Imigrasi. “Sementara proses seleksi untuk jabatan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) tetap berjalan sesuai rencana,” ujar Akbar.

Sebelumnya, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membuka kembali seleksi untuk jabatan Dirjen Imigrasi. Seleksi ini menjadi gelombang kedua setelah panitia memilih tiga calon pada Oktober 2025.

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim mengatakan pemerintah menggelar seleksi Dirjen Imigrasi gelombang kedua untuk menjaring lebih banyak kandidat. “Pelaksanaan gelombang pertama dan gelombang kedua merupakan rangkaian proses seleksi yang seluruh hasilnya tetap diperhitungkan,” kata Silmy dalam keterangan resmi pada Selasa, 3 Maret 2026.

Silmy menjelaskan pendaftaran gelombang kedua dijadwalkan berlangsung pada 9–27 Maret 2026. Panitia kemudian melanjutkan seleksi administrasi selama empat hari pada 30 Maret hingga 2 April 2026.

Tahapan berikutnya meliputi uji kompetensi manajerial dan sosial kultural (asesmen), uji kompetensi bidang teknis, wawancara akhir, serta tes kesehatan. Seleksi Dirjen Imigrasi gelombang kedua ini berlangsung bersamaan dengan seleksi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. “Kami mengundang para ASN, TNI, Polri, dan non-ASN untuk mengikuti seleksi terbuka ini,” kata Silmy.

Sebelumnya, panitia telah memilih tiga kandidat untuk jabatan Dirjen Imigrasi melalui seleksi yang berlangsung pada 22 Juli hingga 23 September 2025. Tiga kandidat tersebut ialah Yuldi Yusman, Ibnu Ismoyo, dan Ahmad Purbaja.

Panitia kemudian menyampaikan ketiga nama tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto setelah mengumumkannya kepada publik pada 1 Oktober 2025. Namun hingga kini, Yuldi Yusman masih menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas Dirjen Imigrasi di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. (TIM/RED)

 

Posting Komentar

0 Komentar