Melalui sistem baru
ini, mekanisme pembayaran yang sebelumnya tersentralisasi di Chang Hwa Bank
kini diperluas. Pemohon paspor kini memiliki fleksibilitas untuk melakukan
transaksi di berbagai jaringan toko swalayan (convenience store) di seluruh
penjuru Taiwan, seperti 7-Eleven, Family Mart, dan Hi-Life.
Kepala KDEI Taipei, Arif
Sulistiyo, menjelaskan bahwa tren kedatangan WNI ke Taiwan terus menunjukkan
grafik meningkat. Dalam lima tahun terakhir, kenaikannya tercatat hampir
mencapai 70 persen. Saat ini, setiap harinya KDEI Taipei melayani rata-rata 300
hingga 400 permohonan, baik untuk pembuatan paspor maupun layanan endorsement.
"Jumlah WNI yang
terus meningkat setiap tahunnya mewajibkan KDEI Taipei untuk terus berinovasi
agar pelayanan tetap terjaga dengan baik, semakin cepat, dan efisien,"
ujar Arif dalam sambutannya di Taipei.
Digitalisasi ini
merupakan kelanjutan dari transformasi layanan KDEI setelah sebelumnya pada
awal 2025 meluncurkan Sistem Endorsement V3 bagi Pekerja Migran Indonesia
(PMI).
Senada dengan hal
tersebut, Kepala Bidang Imigrasi pada KDEI Taipei, Wahyu Wibisono, menekankan
bahwa integrasi sistem pembayaran digital ini merupakan langkah krusial untuk
mengurai antrean dan mempermudah aksesibilitas layanan bagi WNI yang tersebar
di berbagai wilayah Taiwan.
"Sistem pembayaran
digital ini adalah solusi nyata untuk menjawab tantangan geografis dan
mobilitas WNI di Taiwan. Kini, mereka tidak perlu lagi terpaku pada jam
operasional bank tertentu, karena layanan pembayaran sudah tersedia di ujung
jari dan melalui jaringan toko swalayan terdekat," ujar Wahyu .
Selain peluncuran
sistem digital, peringatan Hari Bakti Imigrasi bertajuk "Imigrasi
Berbakti, Indonesia Maju" ini juga ditandai dengan peresmian wajah baru
Kantor Layanan di Lantai 2 KDEI Taipei. Rehabilitasi fasilitas fisik ini
dilakukan untuk meningkatkan standar kenyamanan bagi para pemohon yang datang
langsung ke kantor layanan.
Dengan kombinasi
digitalisasi sistem dan perbaikan fasilitas fisik, pemerintah berharap
pelayanan publik di luar negeri, khususnya di Taiwan, tetap prima di tengah
beban volume pemohon yang kian meningkat setiap tahunnya. (RED)





0 Komentar