![]() |
| (Foto:dok) |
Sistem
pemeriksaan imigrasi berbasis kode QR ini akan diterapkan di bandara
internasional utama mulai 1 Maret 2026. Ini merupakan bagian dari upaya
menyederhanakan kontrol perbatasan dan mengurangi waktu tunggu.
Dilansir
The Star, Malaysia tengah mengintegrasikan aplikasi seluler MyNIISe dengan
sistem yang ada, termasuk MyBorderPass, di Terminal 1 dan 2 Bandara
Internasional Kuala Lumpur, sebelum peluncuran nasional. Berdasarkan pengaturan
baru ini, penumpang diharuskan memindai kode QR MyNIISe sebelum melewati gerbang
imigrasi elektronik.
MyNIISe
adalah sistem imigrasi terintegrasi baru Malaysia, menggantikan myIMMS yang
telah berusia puluhan tahun. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan keamanan
perbatasan sekaligus memungkinkan pergerakan lintas batas yang lebih cepat,
lebih transparan, dan lebih tangguh sebagai solusi nasional jangka panjang,
seperti dilaporkan Malay Mail.
Pihak
berwenang mengatakan inisiatif ini bertujuan mempersingkat waktu tunggu,
meningkatkan efisiensi proses imigrasi, serta memberikan pengalaman yang lebih
cepat, aman, dan nyaman bagi para pelancong.
Dipasang di Lima Bandara
Internasional
Sistem
kode QR MyNIISe akan dipasang di 46 gerbang elektronik pejalan kaki di lima
bandara internasional utama, yakni Terminal 1 dan 2 Kuala Lumpur International
Airport, Bandara Internasional Bayan Lepas, Bandara Internasional Kota
Kinabalu, dan Bandara Internasional Kuching.
Warga
negara Malaysia yang sudah menjadi pengguna MyNIISe dapat terus menggunakan
metode login saat ini hingga 28 Februari, sebelum transisi penuh ke MyDigital
ID. Meski ada sistem baru, para pelancong juga akan tetap memiliki opsi
alternatif, termasuk aplikasi MyBorderPass, pemindaian paspor di MyNIISe dan
gerbang elektronik yang ada, serta loket imigrasi manual.
Untuk
menggunakan kode QR ini, pengguna asing yang pertama kali menggunakan MyNIISe
di Malaysia harus membuat akun di aplikasi MyNIISe yang tersedia di Google Play
Store dan Apple App Store. Pendaftaran mengikuti sejumlah langkah, seperti
pemindaian halaman foto paspor dan cip data biometrik menggunakan Near Field
Communication (NFC) serta pengambilan swafoto untuk verifikasi identitas. (TIM)





0 Komentar