| Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali memberikan Tindakan Tegas berupa Pendeportasian terhadap Buronan Interpol asal Rumania, Zuleam Costinel Cosmin (Foto:dok) |
Hal ini disampaikan
oleh Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali Winarko. Ia mengatakan bahwa, “Kami
meningkatkan sinergi dengan pihak berwenang demi menegakkan hukum, menjaga keamanan
dan ketertiban nasional”, ucapnya.
Lebih lanjut Winarko menjelaskan, Ia dideportasi dengan kondisi kedua tangan diborgol, dengan mengenakan celana panjang berwarna putih dan kaus berwarna krem. Selama ada di area Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Cosmin didampingi beberapa petugas termasuk Imigrasi.
Pria yang masuk subjek daftar merah Interpol dan menjadi buronan di negaranya itu meninggalkan Bali dengan menumpangi salah satu maskapai penerbangan Timur Tengah melalui Doha kemudian tiba di tujuan akhir Bucarest, Rumania.
Pria berusia 33 tahun itu ditangkap pada Kamis (15/1) oleh aparat Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali. Keberadaannya di Indonesia terlacak di Jakarta dan Bali pada kurun waktu November 2025. Berdasarkan data perlintasan Imigrasi, Cosmin memasuki Indonesia pada 14 November 2023 dari Chengdu China menuju Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Jakarta.
Sebelumnya, diketahui
ia pernah mencoba keluar Indonesia dengan data pemesanan tiket salah satu
maskapai dari Denpasar menuju Kuala Lumpur, namun setelah dilakukan pengecekan
yang bersangkutan tidak tercatat dalam data perlintasan keimigrasian.
Aparat berwenang
kemudian mendapatkan informasi tambahan dari petugas berwenang dari Bucharest
bahwa target masih berada di Bali. Selama berada di Pulau Dewata, polisi
mengungkapkan bahwa ia hidup dari penghasilan sang istri yang tidak mengetahui
bahwa pasangannya adalah buronan.
Ia juga menikahi
perempuan WNI dengan status nikah siri. Cosmin merupakan buronan yang paling
dicari di Rumania maupun wilayah Eropa atas kasus pembunuhan dan perampokan
pada 6 November 2023. (TA/TIM)




0 Komentar