![]() |
| Para Wisatawan Asing sedang megunjungi Candi Borobudur (Foto:dok) |
Pemerintah Indonesia
memfasilitasi keinginan itu dengan menyediakan penganjung tangga atau stair
lift untuk mempermudah Macron bisa mencapai puncak Candi Borobudur. Presiden
Prabowo Subianto juga akan mendampinginya.
"Borobudur itu
kira setinggi lantai kita ini. Gedung 12 lantai. Jadi Presiden Prancis
kunjungan kenegaraan waktu terbatas. Sehingga disiapkan fasilitas menapaki
setiap lantai dan tingkat di Borobudur”, tegasnya.
Lebih lanjut Hasan
mengungkapkan, pemerintah Indonesia akan menyediakan semacam jalan tapak tidak
pakai tangga untuk membantu Macron dan Prabowo sampai ke lantai 4. Kemudian,
pemerintah menyiapkan stair lift dari lantai 5 atau 8 hingga ke puncak Candi
Borobudur. Hasan mengklaim tujuan pemerintah menyediakan itu supaya waktu bisa
lebih efisien. "Menggunakan stair lift supaya waktu lebih efisien,"
kata dia.
Menurut Hasan, pemasangan fasilitas itu tidak merusak Candi Borobudur. Dia mengklaim, pemasangan itu tidak menggunakan paku dan bor. Pun pemasangan itu hanya untuk kunjungan itu. "Jadi hanya ditaruh saja. Nanti ketika selesai itu bisa dibongkar dengan mudah," kata dia.
Sebelumnya, beredar di
X dan Youtube serta Instagram, video dan gambar yang diklaim merupakan
persiapan pemasangan eskalator di Candi Borobodur untuk menyambut kedatangan
Presiden Prabowo dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang dijadwalkan, Kamis,
29 Mei 2025. Dalam video itu dinarasikan eskalator dibangun untuk penyambutan
kedatangan Prabowo dan Macron. (TIM)





0 Komentar