Polisi Periksa 3 Karyawan Terkait Tembok SPBU Tebet yang Menewaskan 3 Orang

 

Sebuah Tempok SPBU di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan Roboh, yang mengakibatkan menimpa sebuah warung yang berada disampingnya sehingga menewaskan 3 orang (Foto:dok)
Jakarta, KORANTRANSAKSI.com – Pihak Kepolisian masih menyelidiki penyebab dari robohnya tembok SPBU di Tebet, Jakarta Selatan pada Minggu (21/1) kemarin. Dalam hal ini, polisi akan turut meminta keterangan kepada para pegawai SPBU yang bertugas saat kejadian naas itu terjadi. Diketahui bahwa tembok SPBU di Tebet yang roboh itu menimpa warung hingga hancur dan menewaskan tiga orang yang ada di dalamnya. Selain itu, ada satu orang mengalami luka berat.

Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Hendrikus Yossi Hendrata mengatakan bahwa, saat ini pihaknya telah memeriksa 3 karyawan SPBU yang mengetahui (jadi saksi) kejadian tersebut. Ya tentu saja kalau dari pihak SPBU adalah karyawan-karyawan SPBU yang memang menyaksikan atau mengetahuinya”, ujar Hendrikus.

Yossi juga mengatakan masih terus mengumpulkan saksi lain atas kejadian robohnya tembok SPBU tersebut. Termasuk dari warga yang ada di lokasi kejadian.  Sebelumnya, sebuah tembok SPBU di kawasan Tebet, Jakarta Selatan dilaporkan roboh. Akibatnya, tembok tersebut menimpa warung yang di sampingnya hingga hancur dan tiga orang dinyatakan tewas karena hal tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, perisitiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB siang tadi. Tepatnya di Jalan Tebet Barat Dalam II, RT. 001/RW. 003, Kel. Tebet Barat, Kec. Tebet, Jakarta Selatan. "Korban meninggal dunia Samedi Iriyanto (80 tahun), Ny. Thio Tjnnio (74 tahun), Ami Kusuma Dewi (35 tahun)," katanya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu (21/1). "Untuk korban meninggal dunian dibawa ke RSCM," sambung Isnawa. (EL/RED)


Posting Komentar

0 Komentar