NCW Laporkan Dugaan Korupsi di KPPBC Malang

Ketua Nasional Corruption Watch (NCW) Drs. Syaiful Nazar dan Ismail Ibrahim bersama Tim Investigasi saat melaporkan dugaan korupsi di Bea dan Cukai Malang.
JAKARTA, KORANTRANSAKSI.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  Nasional Corruption Watch (NCW) melaporkan dugaan tindak pidana korupsi di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea & Cukai (KPPBC) Malang. Surat laporan NCW dengan nomor: 066/Lap-Prin-71/DPP-NCW/2/2018 tertanggal 26 Februari 2018, langsung direspon oleh Kejaksaan dan DPR RI.
Ketua NCW Syaiful Nazar mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung dan DPR RI yang telah merespon cepat dan tegas surat laporan aduan NCW. “Langkah cepat Kejagung dan DPR RI perlu diapresiasi, Hal ini dalam rangka mengamankan hak-hak negara dan penegakkan pemberantasan korupsi,” jelasnya, belum lama ini.
Menurut Syaiful, dalam laporan tersebut, terjadi adanya dugaan indikasi tindak pidana korupsi dalam penyimpangan dan manipulasi pembayaran bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) oleh PT. Sido Bangun Plastic Factory (PT. SBPF) yang disetorkan kepada kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Type Madya Malang. Fakta di lapangan, terjadi perubahan jumlah berdasarkan surat SPP 01/WBC.11/KPP MC01/2014 tanggal 5 Maret 2014 menjadi Rp3.500.000.000.
Hal itu, lanjutnya, diperkuat dengan Surat Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Malang N0. S.401/WBC.11/KKP.MC.01/2015 tanggal 10 April 2015, yang ditujukan kepada Kepala Pusat Kepatuhan Internal Ditjen Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan RI. Namun realisasi hanya dibayarkan Rp3.500.000.000.
Sehingga diduga kerugian negara dari kewajiban yang sebenarnya Rp26.227.772.000, dikurangi Rp3.500.000.000, totalnya sebesar Rp 22.727.772.000 (dua puluh dua milyar tujuh ratus dua puluh tujuh juta tujuh ratus dua ribu rupiah)
 “Berdasarkan data tersebut, NCW menilai adanya dugaan korupsi yang terjadi di KPBC Malang. Hal itu mengacu pada  Pasal 21 (ayat 1) Undang Undang KUP maka kedudukan utang pajak merupakan satu hal yang istimewa dimana negara mempunyai kreditor preference  yang dinyatakan mempunyai hak mendahului atas barang-barang milik pemegang pajak yang dilelang di muka umum,” ujar Syaiful kepada SuaraKarya, id ,Jumat, (9/3/2018).
Sementara itu Advokat/Dewan Pakar NCW, Ismai Ibrahim SH,MH mendorong Kejaksaan Agung agar menyelidiki lebih lanjut kasus tersebut yang sempat mengendap hingga beberapa tahun.
Pihaknya mengapresaiasi langkah Kejagung dalam merespon aduan dari NCW. “Dari semula kami mempercayai kasus yang kami adukan dapat terungkap dengan terang-benderang. Dan kami meyakini semangat pemberantasan korupsi di Kajaksaan Agung saat ini sudah mulai mendapatkan kepercayaan publik,” ujar Ismail.
Untuk itu, kata Ismail,  NCW terus mengawal kasus yang diduga merugikan uang negara hingga miliaran rupiah itu hingga tuntas.
“Kami akan terus mengawal kasus ini, sehingga praktik kotor yang dilakukan oleh oknum pegawai Bea dan Cukai dapat terungkap. Karena kasus korupsi di Malang itu masih bagian kecil dari persoalan persekongkolan jahat oknum Bea dan Cukai. Dan masih ada lagi kasus-kasus lain yang lebih besar melibatkan oknum pejabat di Bea Cukai yang sedang kami dalami, dalam waktu dekat juga akan kami laporkan,” tutur Ismail.
Seperti diketahui, NCW melaporkan kasus adanya dugaan indikasi Tindak Pidana Korupsi dalam penyimpangan dan manipulasi pembayaran bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI) oleh PT. Sido Bangun Plastic Factory (PT. SBPF) yang disetorkan kepada kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Type Madya Malang.
Hal tersebut terungkap berdasarkan laporan nomor: 066/Lap-Prin-71/DPP-NCW/2/2018 tertanggal 26 Februari 2018. Atas laporan NCW pihak Kejaksaan Agung pun menyambut dengan baik laporan tersebut. Hal itu ditandai dengan surat disposisi nomer: R.20/R.IV/02/2018 tertanggal 28 Februari.
“Dengan respon yang cepat itu menandakan institusi Kejaksaan Agung saat ini mulai bebenah dan bersih-bersih di dalamanya. Dan publik pun saat ini terus mengawal kasus ini sehingga tidak ada lagi yang bermain mata,” ucapnya. (Red)

KOMENTAR

Nama

Advertorial,5,Bea Cukai,6,BPN,2,Ekonomi,97,Film,25,Headline,96,Hibura,1,Hiburan,63,Hukum,79,Imigrasi,1,Internasional,3,Karimun,1,Lingkungan Hidup,1,Megapolitan,151,Musik,16,Nasional,284,NCW,1,Nusantara,19,Opini,14,Padang Pariaman,6,Pangkalpinang,1,Pariwisata,4,Pendidikan,43,Pidie,1,Politik,10,Polkam,1,Sepak Bola,11,Sinetron,1,Sport,22,Tasikmalaya,3,Tekno,7,Televisi,15,Trans Aceh,2,Trans Alor,1,Trans Asahan,1,Trans Babel,15,Trans Bali,2,Trans Bandung,5,Trans Banten,107,Trans Batam,3,Trans Batang,1,Trans Bekasi,69,Trans Belitung,5,Trans Beltim,1,Trans Belu,1,Trans Bengkulu,1,Trans Blitar,1,Trans Bogor,5,Trans Cimahi,6,Trans Demak,1,Trans Depok,16,Trans Gorontalo,4,Trans Humbahas,2,Trans Indragiri Hilir,1,Trans Indramayu,1,Trans Jabar,78,Trans Jakarta,68,Trans Jambi,1,Trans Jateng,14,Trans Jatim,107,Trans Jawa,220,Trans Kaimana,1,Trans Kalbar,5,Trans Kalimantan,6,Trans Kalteng,2,Trans Karawang,59,Trans Karo,1,Trans Kepri,4,Trans Klaten,1,Trans Lombok,1,Trans Magelang,1,Trans Magetan,1,Trans Malang,83,Trans Medan,1,Trans NTB,2,Trans NTT,2,Trans Padang Panjang,1,Trans Pagaralam,7,Trans Pangkalpinang,3,Trans Papua Barat,3,Trans Pekalongan,4,Trans Pontianak,1,Trans Prabumulih,5,Trans Purwakarta,2,Trans Raja Ampat,2,Trans Riau,1,Trans Sambas,1,Trans Sampit,1,Trans Sanggau,2,Trans Semarang,3,Trans Sidoarjo,15,Trans Sulawesi,4,Trans Sumatera,47,Trans Sumbar,12,Trans Sumsel,19,Trans Sumut,9,Trans Surabaya,1,Trans Surakarta,1,Trans Tangerang,1,Trans Tangsel,82,Trans Tapanuli Utara,2,Trans Tasikmalaya,2,Trans Tuban,1,Trans Tulung Agung,1,Trans Wonosobo,1,Trans Yogyakarta,2,Transportasi,4,Trasn Sumenep,1,
ltr
item
Koran Transaksi: NCW Laporkan Dugaan Korupsi di KPPBC Malang
NCW Laporkan Dugaan Korupsi di KPPBC Malang
https://2.bp.blogspot.com/-tDaMKHX00DQ/WqNEqN1LacI/AAAAAAAAHWw/fQTfnhkBm9QbK6ulV9YAR9mmb9OwiwmugCLcBGAs/s1600/Ketua-Nasional-Corruption-Watch-%2528NCW%2529%252C-Syaiful-Nazar-dan-Ismail-Ibrahim-saat-melaporkan-dugaan-korupsi-di-Bea-dan-Cukai-Malang.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-tDaMKHX00DQ/WqNEqN1LacI/AAAAAAAAHWw/fQTfnhkBm9QbK6ulV9YAR9mmb9OwiwmugCLcBGAs/s72-c/Ketua-Nasional-Corruption-Watch-%2528NCW%2529%252C-Syaiful-Nazar-dan-Ismail-Ibrahim-saat-melaporkan-dugaan-korupsi-di-Bea-dan-Cukai-Malang.jpg
Koran Transaksi
http://www.korantransaksi.com/2018/03/ncw-laporkan-dugaan-korupsi-di-kppbc-malang.html
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/2018/03/ncw-laporkan-dugaan-korupsi-di-kppbc-malang.html
true
1002478562800392392
UTF-8
Memuat Seluruh Berita Berita Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN KATAGORI ARSIP CARI SELURUH BERITA Tidak menemukan berita yang sesuai dengan permintaan anda KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow INI KONTEN PREMIUM Silahkan bagikan untuk membuka Salin Seluruh Code Pilih Seluruh Code Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode/teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin