Sengketa Lahan 72 HA di Ciputat Timur Berkepanjangan

Sengketa Lahan. (Ilustrasi)
Sengketa Lahan. (Ilustrasi)
TANGSEL, KORANTRANSAKSI.com – Sengketa tanah berkepanjangan di Ciputat Timur, khususnya di Pondok Ranji, Rengas, Rempoa dan Cempaka Putih, belum ada tanda-tanda titik penyelesaian. Rebutan tanah puluhan hektar itu dan berlangsung sudah puluhan tahun, terkesan seperti “rebutan pepesan kosong”. Karena tanah-tanah yang diributkan itu, di atasnya sudah berdiri berbagai ragam bangunan perumahan, ruko-ruko, jalan, gedung-gedung fasilitas umum dan pemukiman penduduk.
Ada dugaan, para pembeli tanah waktu itu mempercayakan kepada orang-orang suruhannya untuk turun lakukan negosiasi. Bukan tak mungkin orang suruhan yang awam tentang persyaratan administrasi pertanahan, bertemu dengan kelompok-kelompok mafia tanah.
Salah satu pihak yang mengklaim kepemilikan tanah tersebut adalah RH. Soedirdjo SH, komisaris PT. Puri Agung Indoraya. Pihaknya pernah membebaskan tanah seluas 72 HA dan 14,2 HA yang sebelumnya berstatus tanah titisara Pondok Ranji. Secara keseluruhan tanahnya berada juga di Rempoa, Rengas, dan Cempaka Putih. Pembebasan dilakukan tahun 1972-1973 dan telah menjadi Sertifikat Hak Milik tahun 1973-1974. Sertifikat-sertifikat milik RH. Soedirdjo ketika itu meminjam nama para pelaksana (orang-orangnya) di lapangan. Diantaranya RH. Sulaeman Wangsadilaga (dkk), Nasikoen Djojohartono (dkk) dan Eddy T. Wijoyo (dkk).
Lahan strategis yang tidak jauh dari kantor Kecamatan Ciputat Timur, dan diatasnya berdiri 11 unit ruko, ternyata masuk dalam daftar tanah milik RH. Soedirdjo. Beberapa warga setempat yang tahu sejarah tanah itu mempertanyakan bagaimana proses AJB dan sertifikat pemilik 11 ruko tersebut.
Pemilik ruko yang diketahui dari PT. Soraya Land belum berhasil ditemui awak media. Namun berdasarkan data yang ada, yaitu surat keterangan Lurah Pondok Ranji No.973/62-Pd.R/2011 tentang keberadaan 27 SHM yang format suratnya dinilai ganjil. Pihak-pihak terkait menyatakan surat itu meragukan, diduga bikinan oknum mafia tanah. Lurah Pondok Ranji yang sekarang, H. Mukroni menyatakan surat itu diduga palsu. Lurah waktu itu, Mursinah SH yang sekarang menjabat Camat Serpong menyatakan tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Menurut dia, tandatangannya dipalsukan. (okt/007)

KOMENTAR

Nama

Advertorial,5,Bea Cukai,6,BPN,2,Ekonomi,97,Film,25,Headline,88,Hibura,1,Hiburan,63,Hukum,78,Imigrasi,1,Internasional,1,Karimun,1,Lingkungan Hidup,1,Megapolitan,151,Musik,16,Nasional,280,NCW,1,Nusantara,19,Opini,10,Padang Pariaman,6,Pangkalpinang,1,Pariwisata,3,Pendidikan,43,Pidie,1,Politik,10,Polkam,1,Sepak Bola,11,Sinetron,1,Sport,20,Tasikmalaya,3,Tekno,6,Televisi,15,Trans Aceh,2,Trans Alor,1,Trans Asahan,1,Trans Babel,15,Trans Bali,2,Trans Bandung,5,Trans Banten,99,Trans Batam,3,Trans Batang,1,Trans Bekasi,66,Trans Belitung,5,Trans Beltim,1,Trans Belu,1,Trans Bengkulu,1,Trans Blitar,1,Trans Bogor,5,Trans Cimahi,6,Trans Demak,1,Trans Depok,16,Trans Gorontalo,4,Trans Humbahas,2,Trans Indragiri Hilir,1,Trans Indramayu,1,Trans Jabar,77,Trans Jakarta,68,Trans Jambi,1,Trans Jateng,14,Trans Jatim,107,Trans Jawa,220,Trans Kaimana,1,Trans Kalbar,5,Trans Kalimantan,6,Trans Kalteng,2,Trans Karawang,59,Trans Karo,1,Trans Kepri,4,Trans Klaten,1,Trans Lombok,1,Trans Magelang,1,Trans Magetan,1,Trans Malang,83,Trans Medan,1,Trans NTB,2,Trans NTT,2,Trans Padang Panjang,1,Trans Pagaralam,7,Trans Pangkalpinang,3,Trans Papua Barat,3,Trans Pekalongan,4,Trans Pontianak,1,Trans Prabumulih,5,Trans Purwakarta,2,Trans Raja Ampat,2,Trans Riau,1,Trans Sambas,1,Trans Sampit,1,Trans Sanggau,2,Trans Semarang,3,Trans Sidoarjo,15,Trans Sulawesi,4,Trans Sumatera,47,Trans Sumbar,12,Trans Sumsel,18,Trans Sumut,9,Trans Surabaya,1,Trans Surakarta,1,Trans Tangerang,1,Trans Tangsel,82,Trans Tapanuli Utara,2,Trans Tasikmalaya,2,Trans Tuban,1,Trans Tulung Agung,1,Trans Wonosobo,1,Trans Yogyakarta,2,Transportasi,4,Trasn Sumenep,1,
ltr
item
Koran Transaksi: Sengketa Lahan 72 HA di Ciputat Timur Berkepanjangan
Sengketa Lahan 72 HA di Ciputat Timur Berkepanjangan
Sengketa tanah berkepanjangan di Ciputat Timur, khususnya di Pondok Ranji, Rengas, Rempoa dan Cempaka Putih, belum ada tanda-tanda titik penyelesaian. Rebutan tanah puluhan hektar itu dan berlangsung sudah puluhan tahun, terkesan seperti “rebutan pepesan kosong”.
https://4.bp.blogspot.com/-5s8sfRW7MTI/WIGvAI22ZWI/AAAAAAAADO8/h7Uli80Ijs8ynn7ELiEKkpIi6lsx0uHXACLcB/s1600/Sengketa-Lahan.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-5s8sfRW7MTI/WIGvAI22ZWI/AAAAAAAADO8/h7Uli80Ijs8ynn7ELiEKkpIi6lsx0uHXACLcB/s72-c/Sengketa-Lahan.jpg
Koran Transaksi
http://www.korantransaksi.com/2017/01/sengketa-lahan-72-ha-di-ciputat-timur-berkepanjangan.html
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/2017/01/sengketa-lahan-72-ha-di-ciputat-timur-berkepanjangan.html
true
1002478562800392392
UTF-8
Memuat Seluruh Berita Berita Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN KATAGORI ARSIP CARI SELURUH BERITA Tidak menemukan berita yang sesuai dengan permintaan anda KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow INI KONTEN PREMIUM Silahkan bagikan untuk membuka Salin Seluruh Code Pilih Seluruh Code Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode/teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin