Jutaan Alat Peraga Kampanye Tersebar di Jakarta, Sampahnya Siapa yang Betanggung Jawab?

 

Baliho Pemilu terlihat di Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan (Foto:dok)
Jakarta, KORANTRANSAKSI.com - Kamu pasti sering melihat baliho jalanan di tahun pemilu seperti saat ini. Tapi, tahukah kamu ke mana baliho-baliho itu akan pergi usai masa kampanye telah selesai?  Ada yang bilang baliho itu akan dibawa ke tempat sampah. Namun, ada juga yang bilang baliho itu bakal diambil lagi oleh partai politik. Kami lalu bertanya tentang hal ini kepada Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Quin Pegagan.

"Biasanya itu [baliho] tidak digunakan lagi atau diambil oleh stakeholder, peserta pemilu, atau vendor. Namun ada juga yang ditinggalkan begitu saja, ada juga yang dimanfaatkan berbagai pihak untuk alas atau kegiatan untuk pembuatan kandang dan lain-lain," ujar Quin.

Menurut Quin, hingga kini pihaknya belum memiliki data terkait jumlah baliho yang terpasang. Meski begitu, ia yakin bahwa alat peraga kampanye (APK) di masing-masing kota atau kabupaten di Jakarta mencapai ratusan ribu. Hitung-hitungannya, kata dia, bisa diperkirakan tiap satu kilometer ada seribu pieces APK. "Saya pikir bisa jutaan pieces (di seluruh Jakarta)," tambah Quin.

Quin menyebut bahwa APK yang dipasang oleh para kontestan seringkali tidak sesuai penempatan. Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya akan merekomendasikan ke KPU dan dinas terkait untuk perapihan.

"Ya, sanksinya biasanya dipindahkan, bisa juga disita, bisa juga kalau untuk yang paling katakanlah paling berat adalah dia itu tidak boleh ada mulai dari tanggal 11 [Februari] nanti pada masa tenang, sampai tanggal 13 itu sudah mulai tidak ada harusnya," jelas Quin Pegagan. (TIM/RED)


Posting Komentar

0 Komentar