Sebanyak 8.156 KPM di Padang Pariaman Terima BLT BBM

(Foto:Humas Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman)
Parit Malintang, KORANTRANSAKSI.com - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada 8.156 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Padang Pariaman.

Bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur dan disaksikan oleh unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Rudy Repenaldi Rilis, Kepala OPD, Camat dan Wali Nagari Se-Kabupaten Padang Pariaman, serta Kepala Bank Nagari Cabang Lubuk Alung Zulfahmi, bertempat di Hall IKK Kawasan Parit Malintang, pada Senin (14/11).

Suhatri Bur mengatakan, penyaluran bantuan langsung tunai pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BLT BBM) ini menyasar pada keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum terdata di DTKS sebagai penerima bantuan PKH, Sembako, BLT BBM Kemensos, dan BLT DD.

Adapun sasaran pekerjaan yang difokuskan sebagai penerima BLT BBM ini adalah tukang ojek, nelayan, supir angkutan umum daerah, UMKM, dan warga miskin yang berada pada wilayah Desil 1. “Dengan demikian kami berharap, bantuan ini dapat meringankan beban dan menjaga daya beli rumah tangga para penerima bantuan yang terdampak akibat naiknya harga BBM,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati yang akrab disapa Aciak ini berharap Dinas terkait dapat menyalurkan bantuan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Sebelumnya, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Padang Pariaman Sumarni memaparkan, jadwal penyaluran BLT BBM ke daerah nagari telah sampai pada Camat dan Wali Nagari terkait. “Sehingga, untuk lancarnya teknis pembagian di setiap kantor kecamatan, maka kami mohonkan masing-masing wali nagari dapat mengkoordinir KPM dari nagarinya,” ungkapnya.

Adapun BLT yang dibagikan berjumlah Rp.150.000,- per KPM/bulannya, diberikan untuk periode Oktober, November dan Desember dengan jumlah  Rp.450.000 per KPM. Jadi Total jumlah keseluruhan Rp. 3.670.200.000,- . (VER/TIM)

 

Posting Komentar

0 Komentar