Pengurus HTI: Pembubaran Itu Tindakan Semena-mena

Pengurus HTI ketika menggelar jumpa pers mengenai pembubaran ormas tersebut
Pengurus HTI ketika menggelar jumpa pers mengenai pembubaran ormas tersebut
JAKARTA, KORANTRANSAKSI.com - Hisbuzt Thahrir Indonesia (HTI) menyesalkan sikap pemerintah yang berencana mengambil langkah hukum untuk membubarkan ormas tersebut. Hal itu disampaikan dalam jumpa pers di Jakarta pasca pernyataan pemerintah akan membubarkan ormas HTI yang disampaikan Menteri Kopolhukam Wiranto beberapa waktu sebelumnya.
Menurut Juru Bicara HTI Ismail Yusanto, pihaknya sangat menyesalkan langkah atau keputusan yang diambil oleh pemerintah. Karena HTI ini adalah ormas yang legal, kami perkumpulan yang sudah melakukan aktivitas dakwah di negeri ini lebih dari 20 bahkan 25 tahun, katanya di Kantor HTI, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (8/5/2017)lalu. Ismail mempertanyakan sikap pemerintah yang membubarkan HTI. Sebab, ormas itu tidak pernah menimbulkan persoalan hukum selama ini.
"Kami berdiri secara legal, tertib, damai, dan praktis hampir tidak pernah kami menimbulkan persoalan hukum. Apa yang disampaikan pemerintah (pembubaran HTI) mengundang pertanyaan besar apa yang terjadi, apa yang dipersangkakan kepada kami?" tanya dia. Ismail juga mengatakan, tindakan pemerintah yang berencana membubarkan ormas tersebut merupakan tindakan semena-mena. Dia menilai tudingan dari pemerintah pun mengada-ada. "Kami berharap langkah ini tidak dilanjutkan, karena menghentikan dakwah. Bukan hanya bertentangan dengan UU, tapi bertentangan dengan ajaran Islam itu sendiri. Ini sesuatu yang sangat tragis," tegas Ismail lagi.
Menurut pihaknya kini akan terlebih dahulu mencermati proses-proses yang dilakukan pemerintah. Setelah itu, HTI akan mengambil tindakan lebih lanjut. Menurut mereka lagi, pembubaran suatu ormas hanya boleh dilakukan dalam pengadilan dan melalui proses persidangan. Pembubaran tidak bisa hanya melalui pidato seorang menteri.
Artinya (pembubaran ormas) harus sampai kepada Mahkamah Agung dan bisa diproses bila sudah ditempuh tahapan demi tahapan, tutur dia lagi. Tahapan itu, lanjut Ismail, harus melalui Surat Peringatan (SP) 1, SP 2, SP3. Setelah itu, suatu ormas baru bisa dibubarkan. Sedangkan khusus HTI belum pernah menerima surat peringatan. "Bila Pemerintah tidak mengikuti tahapan itu, berarti pemerintah melanggar hukum," katanya.
Menurut Ismail, dakwah yang dilakukan HTI tidak bertentangan dengan Pancasila. Ajaran khilafah yang disebarkan HTI kepada masyarakat, kata dia, sudah sesuai dengan ajaran Islam yang sesungguhnya. (Od/Lp6)***

KOMENTAR

Nama

Advertorial,5,Bea Cukai,6,BPN,2,Ekonomi,97,Film,25,Headline,88,Hibura,1,Hiburan,63,Hukum,78,Imigrasi,1,Internasional,1,Karimun,1,Lingkungan Hidup,1,Megapolitan,151,Musik,16,Nasional,280,NCW,1,Nusantara,19,Opini,10,Padang Pariaman,6,Pangkalpinang,1,Pariwisata,3,Pendidikan,43,Pidie,1,Politik,10,Polkam,1,Sepak Bola,11,Sinetron,1,Sport,20,Tasikmalaya,3,Tekno,6,Televisi,15,Trans Aceh,2,Trans Alor,1,Trans Asahan,1,Trans Babel,15,Trans Bali,2,Trans Bandung,5,Trans Banten,107,Trans Batam,3,Trans Batang,1,Trans Bekasi,66,Trans Belitung,5,Trans Beltim,1,Trans Belu,1,Trans Bengkulu,1,Trans Blitar,1,Trans Bogor,5,Trans Cimahi,6,Trans Demak,1,Trans Depok,16,Trans Gorontalo,4,Trans Humbahas,2,Trans Indragiri Hilir,1,Trans Indramayu,1,Trans Jabar,77,Trans Jakarta,68,Trans Jambi,1,Trans Jateng,14,Trans Jatim,107,Trans Jawa,220,Trans Kaimana,1,Trans Kalbar,5,Trans Kalimantan,6,Trans Kalteng,2,Trans Karawang,59,Trans Karo,1,Trans Kepri,4,Trans Klaten,1,Trans Lombok,1,Trans Magelang,1,Trans Magetan,1,Trans Malang,83,Trans Medan,1,Trans NTB,2,Trans NTT,2,Trans Padang Panjang,1,Trans Pagaralam,7,Trans Pangkalpinang,3,Trans Papua Barat,3,Trans Pekalongan,4,Trans Pontianak,1,Trans Prabumulih,5,Trans Purwakarta,2,Trans Raja Ampat,2,Trans Riau,1,Trans Sambas,1,Trans Sampit,1,Trans Sanggau,2,Trans Semarang,3,Trans Sidoarjo,15,Trans Sulawesi,4,Trans Sumatera,47,Trans Sumbar,12,Trans Sumsel,18,Trans Sumut,9,Trans Surabaya,1,Trans Surakarta,1,Trans Tangerang,1,Trans Tangsel,82,Trans Tapanuli Utara,2,Trans Tasikmalaya,2,Trans Tuban,1,Trans Tulung Agung,1,Trans Wonosobo,1,Trans Yogyakarta,2,Transportasi,4,Trasn Sumenep,1,
ltr
item
Koran Transaksi: Pengurus HTI: Pembubaran Itu Tindakan Semena-mena
Pengurus HTI: Pembubaran Itu Tindakan Semena-mena
Hisbuzt Thahrir Indonesia (HTI) menyesalkan sikap pemerintah yang berencana mengambil langkah hukum untuk membubarkan ormas tersebut. Hal itu disampaikan dalam jumpa pers di Jakarta pasca pernyataan pemerintah akan membubarkan ormas HTI yang disampaikan Menteri Kopolhukam Wiranto beberapa waktu sebelumnya.
https://4.bp.blogspot.com/-f9tzwqZNYy0/WRRZ_7EU0dI/AAAAAAAAEKc/BXmqyQqGGIUQWCbuofz4wqvYqDJ5Y87IwCLcB/s1600/Pengurus-HTI-ketika-menggelar-jumpa-pers-mengenai-pembubaran-ormas-tersebut.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-f9tzwqZNYy0/WRRZ_7EU0dI/AAAAAAAAEKc/BXmqyQqGGIUQWCbuofz4wqvYqDJ5Y87IwCLcB/s72-c/Pengurus-HTI-ketika-menggelar-jumpa-pers-mengenai-pembubaran-ormas-tersebut.jpg
Koran Transaksi
http://www.korantransaksi.com/2017/05/pengurus-hti-pembubaran-itu-tindakan-semena-mena.html
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/2017/05/pengurus-hti-pembubaran-itu-tindakan-semena-mena.html
true
1002478562800392392
UTF-8
Memuat Seluruh Berita Berita Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN KATAGORI ARSIP CARI SELURUH BERITA Tidak menemukan berita yang sesuai dengan permintaan anda KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow INI KONTEN PREMIUM Silahkan bagikan untuk membuka Salin Seluruh Code Pilih Seluruh Code Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode/teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin