Oknum Guru Honorer Resahkan Orang Tua Murid

Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Mamat Mahpudin.
Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Mamat Mahpudin.
DEPOK, KORANTRANSAKSI.com - Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Mamat Mahpudin bak seperti pepatah lama, “Buah Simalakama”, dimakan maupun tidak dimakan tetap membawa korban orang tua. Yakni terkait kasus yang menyeretnya, kalua pun iyu ulah anak buahnya seorang guru honorer yang bernama Andika Firmansyah.
Pasalnya, puluhan orang tua murid mendatangi sekolah dan meminta kepala sekolah untuk memecat/mengeluarkan guru honorer yang bernama Andika Firmansyah. Menurut keterangan para orang tua Andika Firmansyah membuat Grup Student Merdeka yang beranggotakan para siswa SMA Negeri 13, yang notabene anak-anak mereka.
“Aktifitas grup Student Merdeka itu, diskusi sampai larut malam bahkan hingga tiga hari menginap tidak pulang ke rumah,” ujar salah seorang wali murid Rojali (40) kepada wartawan, belum lama ini.
Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Mamat Mahpudin mengatakan guru honorer yang dimaksud adalah Andika Firmansyah yang mengajar bidang study Sejarah. “Sebagai tenaga guru honorer, Andika dikontrak selama satu tahun,” ucapnya.
Dikatakan Mamat, sejatinya sebagai guru honorer, Andika belum sarjana, namun masih mahasiswa semester terakhir Universitas Negeri Jakarta (UNJ). “Maksud awal saya, menolong Andika. Namun dalam perjalanannya membuat resah para orang tua murid dan meminta agar Andika dipecat,” jelasnya.
Seperti apa yang dikomplain para orang tua murid, imbuh Mamat, bukan karena bidang Study tenaga guru honorer yang bernama Andika, namun organisasi yang dibentunya para siswa sebagai anggotanya. Aktifitasnya, diskusi sampai larut malam dan hingga tiga hari menginap tidak pulang ke rumah. “Itulah yang membuat resah para orang tua murid,” ungkapnya.
 Lebih lanjut Mamat mengatakan bahwa Andika membentuk keorganisasian yang bernama Student Merdeka yang terdiri dari 24 siswa SMA Negeri 13. “Anggotanya dari siswa kelas 10, 11 dan kelas 12,” terangnya.
Terkait solusinya, Mamat mengaku melakukan konsultasi ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok. “Kalau dipecat, salah karena terikat dengan kontrak yang belum satu tahun. Alternatif lain memindahkan Andika tidak mengajar lagi, sebagai guru lagi tetapi dipindahkan ke bagian perpustakaan. Selain itu agar waktunya lebih banyak untuk menyelesaikan skripsinya, namun ternyata ditolak,” paparnya. (Jopi)

KOMENTAR

Nama

Advertorial,5,Bea Cukai,6,BPN,2,Ekonomi,97,Film,25,Headline,88,Hibura,1,Hiburan,63,Hukum,78,Imigrasi,1,Internasional,1,Karimun,1,Lingkungan Hidup,1,Megapolitan,151,Musik,16,Nasional,280,NCW,1,Nusantara,19,Opini,10,Padang Pariaman,6,Pangkalpinang,1,Pariwisata,3,Pendidikan,43,Pidie,1,Politik,10,Polkam,1,Sepak Bola,11,Sinetron,1,Sport,20,Tasikmalaya,3,Tekno,6,Televisi,15,Trans Aceh,2,Trans Alor,1,Trans Asahan,1,Trans Babel,15,Trans Bali,2,Trans Bandung,5,Trans Banten,107,Trans Batam,3,Trans Batang,1,Trans Bekasi,66,Trans Belitung,5,Trans Beltim,1,Trans Belu,1,Trans Bengkulu,1,Trans Blitar,1,Trans Bogor,5,Trans Cimahi,6,Trans Demak,1,Trans Depok,16,Trans Gorontalo,4,Trans Humbahas,2,Trans Indragiri Hilir,1,Trans Indramayu,1,Trans Jabar,77,Trans Jakarta,68,Trans Jambi,1,Trans Jateng,14,Trans Jatim,107,Trans Jawa,220,Trans Kaimana,1,Trans Kalbar,5,Trans Kalimantan,6,Trans Kalteng,2,Trans Karawang,59,Trans Karo,1,Trans Kepri,4,Trans Klaten,1,Trans Lombok,1,Trans Magelang,1,Trans Magetan,1,Trans Malang,83,Trans Medan,1,Trans NTB,2,Trans NTT,2,Trans Padang Panjang,1,Trans Pagaralam,7,Trans Pangkalpinang,3,Trans Papua Barat,3,Trans Pekalongan,4,Trans Pontianak,1,Trans Prabumulih,5,Trans Purwakarta,2,Trans Raja Ampat,2,Trans Riau,1,Trans Sambas,1,Trans Sampit,1,Trans Sanggau,2,Trans Semarang,3,Trans Sidoarjo,15,Trans Sulawesi,4,Trans Sumatera,47,Trans Sumbar,12,Trans Sumsel,18,Trans Sumut,9,Trans Surabaya,1,Trans Surakarta,1,Trans Tangerang,1,Trans Tangsel,82,Trans Tapanuli Utara,2,Trans Tasikmalaya,2,Trans Tuban,1,Trans Tulung Agung,1,Trans Wonosobo,1,Trans Yogyakarta,2,Transportasi,4,Trasn Sumenep,1,
ltr
item
Koran Transaksi: Oknum Guru Honorer Resahkan Orang Tua Murid
Oknum Guru Honorer Resahkan Orang Tua Murid
Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Mamat Mahpudin bak seperti pepatah lama, “Buah Simalakama”, dimakan maupun tidak dimakan tetap membawa korban orang tua. Yakni terkait kasus yang menyeretnya, kalua pun iyu ulah anak buahnya seorang guru honorer yang bernama Andika Firmansyah.
https://1.bp.blogspot.com/-911EAqOA-u8/WKKF28v5V_I/AAAAAAAADh8/n75bN6CisKAIKSQcSdNln725tPdo6Ko-gCLcB/s1600/Kepala-Sekolah-SMA-Negeri-13-Mamat-Mahpudin.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-911EAqOA-u8/WKKF28v5V_I/AAAAAAAADh8/n75bN6CisKAIKSQcSdNln725tPdo6Ko-gCLcB/s72-c/Kepala-Sekolah-SMA-Negeri-13-Mamat-Mahpudin.jpg
Koran Transaksi
http://www.korantransaksi.com/2017/02/oknum-guru-honorer-resahkan-orang-tua-murid.html
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/2017/02/oknum-guru-honorer-resahkan-orang-tua-murid.html
true
1002478562800392392
UTF-8
Memuat Seluruh Berita Berita Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN KATAGORI ARSIP CARI SELURUH BERITA Tidak menemukan berita yang sesuai dengan permintaan anda KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow INI KONTEN PREMIUM Silahkan bagikan untuk membuka Salin Seluruh Code Pilih Seluruh Code Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode/teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin