Sampah Bertaburan Semenjak Ada Warga Perumahan

Sampah menumpuk dipinggir jalan, padahal ada plang larangan.
Sampah menumpuk dipinggir jalan, padahal ada plang larangan.
BEKASI, KORANTRANSAKSI.com - Warga Kampung Jagawana, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat merasa sangat resah akibat adanya bau busuk sampah yang bertebaran di mana-mana. Hal ini diduga akibat maraknya perumahan yang belum dilengkapi fasilitas kebersihan, sehingga para warga perumahan membuang sampah sembarangan.
"Guna menindaklanjuti hal tersebut, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukarukun M. Sanin mengatakan bahwa pihaknya telah memasang papan larangan buang sampah sembarangan, serta melakukan sosialisasi kepada warga.
“Kami juga telah membentuk tim petugas kebersihan yang bertugas mengambil sampah dari rumah-rumah warga. Mereka melakukan pengambilan sampah sebulan empat kali, atau seminggu sekali. Petugas kebersihan desa menerima pembayaran iuran sebesar Rp 20.000- sebulan sekali,” terangnya kepada Koran Transaksi, di lokasi tempat pembuangan sampah liar, belum lama ini.
“Namun saya masih tidak mengerti, masih ada juga warga yang nakal membuang sampah semaunya. Kalau seandainya sampai dibiarkan begini terus, mungkin warga kami akan terjangkit penyakit, bahkan juga bisa menimbulkan banjir,” ungkapnya.
Ketua BPD Sukarukun, M. Sanin mengatakan bahwa dirinya bersama anggota melakukan investigasi siapa warga nakal yang masih membuang sampah semauanya. “Akhirnya saya dan anggota BPD mencari tahu siapa yang membuang sampah sembarangan tersebut. Ternyata, setelah dilakukan pemantauan, banyak warga perumahan di lingkungan Kecamatan Sukatani yang membuang sampah semauanya,” jelasnya.
“Mereka mengendarai sepeda motor, kemudian mereka melemparkan sampah yang dibungkus kantong plastik ke pinggir jalan dari atas sepeda motor sambil jalan,” terangnya.
“Lalu saya dan anggota BPD mepunyai ide agar warga tidak membuang sampah di tempat ini lagi. Kami BPD dan petugas kebersihan desa bergiliran menunggu tempat yang biasa dijadikan tempat pembuangan sampah. Namun, mereka malah pindah ke tempat lain yang tidak kami tunggu. Kami berharap kepada pemerintah kecamatan dalam hal ini kepala seksi ketentraman dan ketertiban (Satpol PP) agar bisa menegakkan undang-undang K3-nya,” pungkanya. (Kaslim)

KOMENTAR

Nama

Advertorial,5,Bea Cukai,6,BPN,2,Ekonomi,97,Film,25,Headline,96,Hibura,1,Hiburan,63,Hukum,79,Imigrasi,1,Internasional,3,Karimun,1,Lingkungan Hidup,1,Megapolitan,151,Musik,16,Nasional,285,NCW,1,Nusantara,19,Opini,14,Padang Pariaman,6,Pangkalpinang,1,Pariwisata,4,Pendidikan,43,Pidie,1,Politik,10,Polkam,1,Sepak Bola,11,Sinetron,1,Sport,22,Tasikmalaya,3,Tekno,7,Televisi,15,Trans Aceh,2,Trans Alor,1,Trans Asahan,1,Trans Babel,15,Trans Bali,2,Trans Bandung,5,Trans Banten,107,Trans Batam,3,Trans Batang,1,Trans Bekasi,69,Trans Belitung,5,Trans Beltim,1,Trans Belu,1,Trans Bengkulu,1,Trans Blitar,1,Trans Bogor,5,Trans Cimahi,6,Trans Demak,1,Trans Depok,16,Trans Gorontalo,4,Trans Humbahas,2,Trans Indragiri Hilir,1,Trans Indramayu,1,Trans Jabar,78,Trans Jakarta,68,Trans Jambi,1,Trans Jateng,14,Trans Jatim,107,Trans Jawa,220,Trans Kaimana,1,Trans Kalbar,5,Trans Kalimantan,6,Trans Kalteng,2,Trans Karawang,59,Trans Karo,1,Trans Kepri,4,Trans Klaten,1,Trans Lombok,1,Trans Magelang,1,Trans Magetan,1,Trans Malang,83,Trans Medan,1,Trans NTB,2,Trans NTT,2,Trans Padang Panjang,1,Trans Pagaralam,7,Trans Pangkalpinang,3,Trans Papua Barat,3,Trans Pekalongan,4,Trans Pontianak,1,Trans Prabumulih,5,Trans Purwakarta,2,Trans Raja Ampat,2,Trans Riau,1,Trans Sambas,1,Trans Sampit,1,Trans Sanggau,2,Trans Semarang,3,Trans Sidoarjo,15,Trans Sulawesi,4,Trans Sumatera,47,Trans Sumbar,12,Trans Sumsel,19,Trans Sumut,9,Trans Surabaya,1,Trans Surakarta,1,Trans Tangerang,1,Trans Tangsel,82,Trans Tapanuli Utara,2,Trans Tasikmalaya,2,Trans Tuban,1,Trans Tulung Agung,1,Trans Wonosobo,1,Trans Yogyakarta,2,Transportasi,4,Trasn Sumenep,1,
ltr
item
Koran Transaksi: Sampah Bertaburan Semenjak Ada Warga Perumahan
Sampah Bertaburan Semenjak Ada Warga Perumahan
Warga Kampung Jagawana, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat merasa sangat resah akibat adanya bau busuk sampah yang bertebaran di mana-mana. Hal ini diduga akibat maraknya perumahan yang belum dilengkapi fasilitas kebersihan, sehingga para warga perumahan membuang sampah sembarangan.
https://2.bp.blogspot.com/-rZhLi6vYRdE/WH7mx49zzgI/AAAAAAAADLY/iVDyAwFckbobTjaQdZYqoMNs8osQ5rAewCLcB/s1600/Sampah-menumpuk-dipinggir-jalan%252C-padahal-ada-plang-larangan.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-rZhLi6vYRdE/WH7mx49zzgI/AAAAAAAADLY/iVDyAwFckbobTjaQdZYqoMNs8osQ5rAewCLcB/s72-c/Sampah-menumpuk-dipinggir-jalan%252C-padahal-ada-plang-larangan.jpg
Koran Transaksi
http://www.korantransaksi.com/2017/01/sampah-bertaburan-semenjak-ada-warga-perumahan.html
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/2017/01/sampah-bertaburan-semenjak-ada-warga-perumahan.html
true
1002478562800392392
UTF-8
Memuat Seluruh Berita Berita Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN KATAGORI ARSIP CARI SELURUH BERITA Tidak menemukan berita yang sesuai dengan permintaan anda KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow INI KONTEN PREMIUM Silahkan bagikan untuk membuka Salin Seluruh Code Pilih Seluruh Code Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode/teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin