Imigrasi Karawang Bongkar Praktik Pemalsuan Dokumen Keimigrasian

 

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI bersama dengan Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Berhasil mengungkapkan Praktik Visa,Izin dan Cap Keimigrasian yang dilakukan oleh WNA asal India (Foto:dok)
Jakarta, KORANTRANSAKSI.Com – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang Bersama dengan Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) berhasil mengungkapkan praktik visa, izin, dan cap keimigrasian yang diduga palsu dan dilakukan oleh seorang Warga Negara sing (WNA) asal India yang berinisial CSP.

Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat, Heru Tjondro mengatakan bahwa, pengungkapan praktik tersebut diawali dari pengembangan terhadap kasus overstay yang dilakukan oleh CSP

“Tanggal 04 Januari 2021, Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang melakukan pengawasan lapangan dengan mendatangi tempat CSP di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Selain melakukan pengawasan, kami meminta keterangan terhadap CSP terkait permasalahan biaya beban izin tinggal yang telah habis masa berlakunya, ”ujarnya.

Heru juga menjelaskan, saat melakukan pemeriksaan, petugas Imigrasi mencurigai adanya orang asing yang berada di CSP. Dan setelah dilakukan pengecekan di berbagai sudut ruangan, petugas menemukan 5 orang Warga Negara Asing (WNA) asal India.

“Empat orang WN India berinisial SS, KS, GS, dan RS tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanannya. Sementara itu, satu orang WNA berinisial DS dapat menunjukkan paspornya, namun masa berlaku izin tinggalnya telah habis sejak tanggal 25 Maret 2020. Akhirnya, keenam WN India tersebut kami bawa ke kantor untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tuturnya.

dari hasil penyeledikian terhadap kasus tersebut, pada tanggal 27 Januari 2021 ditemukan fakta bahwa WNA yang berinisial CSP itu diduga telah melakukan Tindak Pidana Keimigrasian. Hal ini dibuktikan dengan ditemukan sejumlah barang bukti yang berupa bukti cap, blanko visa, izin tinggal dan stiker izin masuk kembali yang diduga palsu dalam rumah yang terletak di daerah Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang.

“Berdasarkan hasil penggeledahan yang kami lakukan di CSP kediaman, ditemukan sejumlah dokumen keimigrasian yang diduga palsu. Selanjutnya, kami melakukan penyitaan terhadap seluruh barang bukti yang ada, ”ungkapnya.

Heru juga menuturkan bahwa, untuk melihat keabsahan barang bukti yang ditemukan, Pihak Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang Bersama Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat telah melakukan koordinasi dengan Direktorat Intelijen Keimigrasian serta sejumlah perwakilan negara yang ada di Indonesia.

“Dari hasil uji laboratorium forensik dan konfirmasi yang telah dilakukan ke instansi terkait, ditemukan fakta bahwa seluruh dokumen tersebut diduga palsu,” tuturnya.

Dirinya ditambahkan, sejak tanggal 01 April 2021, kasus ini telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Negeri Karawang. CSP terbukti telah memenuhi syarat kualifikasi delik yang dimaksud dalam Pasal 121 huruf a, Pasal 128 huruf a dan b serta Pasal 130 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dengan pidana pidana penjara lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 500 juta.

“Sementara itu, untuk WN India berinisial KS, SS, GS dan RS terbukti memenuhi unsur delik pasal 116 Jo. Pasal 71 huruf b Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Kemudian, untuk WNA berinisial DS dikenakan Pasal 78 ayat 3 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dengan sanksi berupa pendeportasian dari Wilayah Indonesia, ”tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Winarko menyebutkan, penangkap Warga Negara India berinisial CSP beserta keempat WNA lainnya merupakan hasil dari kegiatan pengawasan keimigrasian, khususnya di masa pandemi Covid-19. Sebagai satuan kerja yang berada di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang senantiasa melaksanakan kegiatan pengawasan secara rutin baik yang tertutup maupun terbuka.

“Setiap harinya kami mendatangi sejumlah lokasi yang disinyalir ada WNA yang diduga melakukan keimigrasian. Hal tersebut kami lakukan untuk menjaga tegaknya kedaulatan negara, ”sebutnya.

Dikatakannya, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang senantiasa mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam melaporkan keberadaan WNA yang diduga melakukan atau melakukan keimigrasian di sekitar lingkungan tempat tinggal. Untuk memudahkan hal tersebut, saat ini Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang telah memiliki layanan inovasi yang dapat memudahkan masyarakat untuk menyampaikan laporannya. (GAR/ZIK)

 

 


KOMENTAR

Nama

Advertorial,5,Bea Cukai,6,BPN,2,Ekonomi,97,Film,26,Headline,125,Hibura,1,Hiburan,65,Hukum,79,Imigrasi,1,Internasional,3,Karimun,1,Lingkungan Hidup,3,Megapolitan,151,Musik,16,Nasional,305,NCW,1,Nusantara,19,Opini,35,Padang Pariaman,13,Pangkalpinang,1,Pariwisata,4,Pendidikan,43,Pidie,1,Politik,10,Polkam,1,Sepak Bola,11,Sinetron,1,Sport,22,Tasikmalaya,3,Tekno,7,Televisi,15,Trans Aceh,2,Trans Alor,1,Trans Asahan,1,Trans Babel,15,Trans Bali,2,Trans Bandung,5,Trans Banten,107,Trans Batam,3,Trans Batang,1,Trans Bekasi,72,Trans Belitung,5,Trans Beltim,1,Trans Belu,1,Trans Bengkulu,1,Trans Blitar,1,Trans Bogor,5,Trans Cimahi,6,Trans Demak,1,Trans Depok,16,Trans Gorontalo,4,Trans Humbahas,2,Trans Indragiri Hilir,1,Trans Indramayu,1,Trans Jabar,78,Trans Jakarta,68,Trans Jambi,1,Trans Jateng,14,Trans Jatim,107,Trans Jawa,220,Trans Kaimana,1,Trans Kalbar,5,Trans Kalimantan,6,Trans Kalteng,2,Trans Karawang,59,Trans Karo,1,Trans Kepri,4,Trans Klaten,1,Trans Lombok,1,Trans Magelang,1,Trans Magetan,1,Trans Malang,83,Trans Medan,1,Trans NTB,2,Trans NTT,2,Trans Padang Panjang,4,Trans Pagaralam,7,Trans Pangkalpinang,3,Trans Papua Barat,3,Trans Pekalongan,4,Trans Pontianak,1,Trans Prabumulih,5,Trans Purwakarta,2,Trans Raja Ampat,2,Trans Riau,1,Trans Sambas,1,Trans Sampit,1,Trans Sanggau,2,Trans Semarang,3,Trans Sidoarjo,15,Trans Sulawesi,4,Trans Sumatera,47,Trans Sumbar,14,Trans Sumsel,20,Trans Sumut,9,Trans Surabaya,1,Trans Surakarta,1,Trans Tangerang,1,Trans Tangsel,128,Trans Tapanuli Utara,2,Trans Tasikmalaya,2,Trans Tuban,1,Trans Tulung Agung,1,Trans Wonosobo,1,Trans Yogyakarta,2,Transportasi,4,Trasn Sumenep,1,
ltr
item
Koran Transaksi: Imigrasi Karawang Bongkar Praktik Pemalsuan Dokumen Keimigrasian
Imigrasi Karawang Bongkar Praktik Pemalsuan Dokumen Keimigrasian
https://1.bp.blogspot.com/-whV_d_ir60o/YKs_NovczkI/AAAAAAAANdA/TLnuEK3h7fs1hOIOzIDfCuMk7eRAATWUgCNcBGAsYHQ/s16000/20_IMIGRASI.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-whV_d_ir60o/YKs_NovczkI/AAAAAAAANdA/TLnuEK3h7fs1hOIOzIDfCuMk7eRAATWUgCNcBGAsYHQ/s72-c/20_IMIGRASI.jpeg
Koran Transaksi
http://www.korantransaksi.com/2021/05/praktik-pemalsuan-dokumen-keimigrasian.html
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/2021/05/praktik-pemalsuan-dokumen-keimigrasian.html
true
1002478562800392392
UTF-8
Memuat Seluruh Berita Berita Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN KATAGORI ARSIP CARI SELURUH BERITA Tidak menemukan berita yang sesuai dengan permintaan anda KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow INI KONTEN PREMIUM Silahkan bagikan untuk membuka Salin Seluruh Code Pilih Seluruh Code Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode/teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin