![]() |
| (Foto:Ilustrasi Penemuan Mayat) |
Kedua korban tewas
diketahui bernama Ijang Nadi Gunaefi (23) dan Eji Fauzi (18). Adapun korban
selamat bernama Dede Rizki (21), yang kini menjalani perawatan intensif di
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Kapolsek Lembang AKP
Bambang Haryono mengatakan, polisi menerima laporan dari warga terkait dua
penghuni kontrakan yang ditemukan tidak bernyawa. Petugas kemudian mendatangi
lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
“Ya betul kami terima
informasi ada dua orang meninggal dunia di tempat. Awalnya tetangga yang
melaporkan ke kita terkait informasi tersebut,” kata Bambang.
Saat masuk ke dalam
kontrakan, petugas mencium bau gas yang cukup menyengat. Polisi juga mendapati
kompor masih dalam kondisi menyala. “Memang ada bau gas menyengat di dalam
kontrakan, dan kompor masih menyala karena mereka mau berjualan kupat tahu,”
ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan
di tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan bekas obat-obatan di
dalam kontrakan. Namun, temuan bau gas tersebut belum dapat dijadikan dasar
untuk memastikan penyebab kematian kedua korban.
Polisi masih
menyelidiki kemungkinan kematian korban berkaitan dengan paparan gas maupun
faktor lainnya. Kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan
medis.
“Untuk sementara penyebabnya
masih kita dalami. Untuk akibat dugaan tewasnya itu akibat dari obat atau gas
itu masih kita dalami, kita tunggu hasil pemeriksaan rumah sakit,” tuturnya.
Sementara itu, Dede
yang ditemukan dalam kondisi selamat langsung dievakuasi untuk mendapatkan
pertolongan medis. Berdasarkan informasi terbaru, kondisinya masih kritis dan
menjalani perawatan intensif di RSHS Bandung.
Polisi masih
mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk
mengungkap kronologi serta memastikan penyebab kematian kedua pemuda tersebut. (TIM)





0 Komentar