![]() |
| (Foto:dok) |
Dalam sambutannya, Hanifa Sutrisna memaparkan perjalanan organisasi NCW yang sempat mengalami kevakuman hingga akhirnya kembali aktif sebagai lembaga kontrol sosial yang berfokus pada pengawasan praktik korupsi.
Ia menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi, baik secara personal maupun kolektif. “NCW harus berdiri di atas nilai kejujuran. Integritas adalah fondasi utama. Kita juga wajib menjaga marwah NCW Bali agar tetap berjalan di jalur yang benar,” tegasnya.
Hanifa juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam setiap penanganan perkara. Menurutnya, seluruh laporan wajib didukung data yang valid serta bukti konkret agar kredibilitas lembaga tetap terjaga. “Setiap perkara harus disertai data yang sahih dan bukti yang tangguh. NCW bukan lembaga asumsi, tetapi lembaga yang bekerja berdasarkan fakta,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Hanifa memberikan apresiasi khusus kepada Ketua DPW NCW Provinsi Bali, Donnox Wong, atas kerja cepat, solid, dan terorganisir dalam mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan pengukuhan.
“Saya mengapresiasi Ketua DPW NCW Bali beserta seluruh jajaran yang sangat sigap dan cepat menyiapkan kegiatan ini. Hal ini mencerminkan komitmen serta keseriusan DPW Bali dalam membangun NCW ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Donnox Wong dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus, anggota, dan panitia yang telah bekerja keras selama proses persiapan kegiatan. “Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan DPW NCW Bali yang telah berjuang bersama menyiapkan pengukuhan ini. Ini merupakan hasil kerja kolektif. Ke depan, kami berkomitmen memperkuat sinergi serta menjalankan amanah organisasi secara profesional dan berintegritas,” ungkapnya.
![]() |
| (Foto:dok) |
Rangkaian acara ditutup dengan sesi diskusi santai antara pengurus dan peserta sebagai upaya mempererat sinergi sekaligus menyatukan visi untuk menjadikan NCW Bali sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi masyarakat maupun pemerintah. (TA/TIM)






0 Komentar