Mengapa Meninggalnya Mantan Rektor Uncen August Kafiar Sepi Pemberitaan? (Oleh: Dasman Djamaluddin)

Hari ini, Senin, 16 September 2019, seorang teman sesama aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jayapura, Papua, Achmad Kastella mengirimkan sebuah foto berduka atas meninggalnya mantan Rektor Universitas Negeri Cenderawasih (Uncen), Dr (HC) August Kafiar MA. Ia meninggal dunia pada hari Sabtu, 14 September 2019.

Hanya menurut Achmad Kastella, pemberitaan tentang dirinya sepi dari berita. " Lha iya, media Jayapura, juga group WA sepi, saya tanya teman-teman di wag non KAHMI (Korps Alumni HMI), rata-rata menjawab 'katanya', " ujar Achmad Kastella.

Buat saya, yang pernah di Papua dari tahun 1975-1980 dan kuliah di Uncen, pernyataan ini sungguh mengherankan, karena August Kafiar adalah orang Papua asli yang sukses di dunia pendidikan.

Tetapi boleh jadi sepinya pemberitaan, keluarga besar sendiri yang tidak bersedia membesarkan beritanya. Atau dari pers sendiri yang tidak percaya atas meninggalnya, di samping lebih mementingkan berita yang terjadi baru-baru ini di bumi Cenderawasih itu.

Sebuah kenang-kenangan dari almarhum Dr. August Kafiar MA kepada saya yang diberi tanda tangan adalah buku "Grasberg " ditulis George A. Mealey. Buku ini setebal 384 halaman. Buku ini diserahkan kepada saya ketika Dr. Agust Kafiar MA ini menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Tentang pemberian gelar Doktor (HC) ini, mantan Rektor Uncen yang pernah juga sebagai Menteri Lingkungan Hildup, Profesor Dr. Berth Kambuaya, MBA mengakui alasan menganugerahkan gelar "doctor honoris causa" kepada Drs. Agus Kafiar, MA Rektor Uncen Orang Papua Pertama karena yang bersangkutan telah menunjukkan dedikasi dan pengabdiannya sekian tahun bagi kemajuan pendidikan di tanah Papua.

"Bahkan Agus Kafiar merelakan peluang emasnya untuk studi S3 ke Amerika, karena harus melanjutkan jabatan Rektor Uncen, pasca ditinggalkan Rudy Tarumingkeng,"kata Berth Kambuaya.
Dia menambahkan, Uncen Papua pada tahun 2012 yang bertepatan dengan 50 tahun atau tahun emas, sehingga pantas memberikan gelar Dr HC kepadanya.

"Oleh karena itu pada tahun 2011 sudah berpikir bahwa pada usia ke 50 tahun itu, Uncen bisa memberikan gelar doktor honoris causa pada orang-orang tertentu yang dinilai layak untuk itu. Saya berpikir kita cari orang Papua.

Oleh karena itu bulan Mei tahun 2011, Pak  Rudy Tarumingkeng (mantan Rektor Uncen) datang ke tampat saya kediaman dan saya menyampaikan rencana ini dan bisa," ujar Kambuaya.

KOMENTAR

Nama

Advertorial,5,Bea Cukai,6,BPN,2,Ekonomi,97,Film,25,Headline,102,Hibura,1,Hiburan,63,Hukum,79,Imigrasi,1,Internasional,3,Karimun,1,Lingkungan Hidup,1,Megapolitan,151,Musik,16,Nasional,287,NCW,1,Nusantara,19,Opini,28,Padang Pariaman,6,Pangkalpinang,1,Pariwisata,4,Pendidikan,43,Pidie,1,Politik,10,Polkam,1,Sepak Bola,11,Sinetron,1,Sport,22,Tasikmalaya,3,Tekno,7,Televisi,15,Trans Aceh,2,Trans Alor,1,Trans Asahan,1,Trans Babel,15,Trans Bali,2,Trans Bandung,5,Trans Banten,107,Trans Batam,3,Trans Batang,1,Trans Bekasi,70,Trans Belitung,5,Trans Beltim,1,Trans Belu,1,Trans Bengkulu,1,Trans Blitar,1,Trans Bogor,5,Trans Cimahi,6,Trans Demak,1,Trans Depok,16,Trans Gorontalo,4,Trans Humbahas,2,Trans Indragiri Hilir,1,Trans Indramayu,1,Trans Jabar,78,Trans Jakarta,68,Trans Jambi,1,Trans Jateng,14,Trans Jatim,107,Trans Jawa,220,Trans Kaimana,1,Trans Kalbar,5,Trans Kalimantan,6,Trans Kalteng,2,Trans Karawang,59,Trans Karo,1,Trans Kepri,4,Trans Klaten,1,Trans Lombok,1,Trans Magelang,1,Trans Magetan,1,Trans Malang,83,Trans Medan,1,Trans NTB,2,Trans NTT,2,Trans Padang Panjang,1,Trans Pagaralam,7,Trans Pangkalpinang,3,Trans Papua Barat,3,Trans Pekalongan,4,Trans Pontianak,1,Trans Prabumulih,5,Trans Purwakarta,2,Trans Raja Ampat,2,Trans Riau,1,Trans Sambas,1,Trans Sampit,1,Trans Sanggau,2,Trans Semarang,3,Trans Sidoarjo,15,Trans Sulawesi,4,Trans Sumatera,47,Trans Sumbar,14,Trans Sumsel,20,Trans Sumut,9,Trans Surabaya,1,Trans Surakarta,1,Trans Tangerang,1,Trans Tangsel,91,Trans Tapanuli Utara,2,Trans Tasikmalaya,2,Trans Tuban,1,Trans Tulung Agung,1,Trans Wonosobo,1,Trans Yogyakarta,2,Transportasi,4,Trasn Sumenep,1,
ltr
item
Koran Transaksi: Mengapa Meninggalnya Mantan Rektor Uncen August Kafiar Sepi Pemberitaan? (Oleh: Dasman Djamaluddin)
Mengapa Meninggalnya Mantan Rektor Uncen August Kafiar Sepi Pemberitaan? (Oleh: Dasman Djamaluddin)
https://1.bp.blogspot.com/-xtgllFHDE0w/XX8N9rdz3VI/AAAAAAAAKJI/JajbKP7FDjwdSaumEOjifcrszr1PynluACNcBGAsYHQ/s1600/img-20190916-wa0000-5d7ee83e097f3635f02253b4.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-xtgllFHDE0w/XX8N9rdz3VI/AAAAAAAAKJI/JajbKP7FDjwdSaumEOjifcrszr1PynluACNcBGAsYHQ/s72-c/img-20190916-wa0000-5d7ee83e097f3635f02253b4.jpg
Koran Transaksi
http://www.korantransaksi.com/2019/09/mengapa-meninggalnya-mantan-rektor.html
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/
http://www.korantransaksi.com/2019/09/mengapa-meninggalnya-mantan-rektor.html
true
1002478562800392392
UTF-8
Memuat Seluruh Berita Berita Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN BERITA Lihat Semua DIREKOMENDASIKAN KATAGORI ARSIP CARI SELURUH BERITA Tidak menemukan berita yang sesuai dengan permintaan anda KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow INI KONTEN PREMIUM Silahkan bagikan untuk membuka Salin Seluruh Code Pilih Seluruh Code Semua kode telah disalin ke clipboard Anda Tidak dapat menyalin kode/teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin