AKI 2021 Mampu Mengangkat Kembali Potensi Ekraf Pasca Pandemi

 

Menparekraf Sandiaga Uno saat berikan sambutan dalam acara Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI)2021 (Foto:dok)
Jakarta, KORANTRANSAKSI.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berharap Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) dapat membantu mengangkat kembali potensi, semangat, dan pendapatan pelaku di industry ekonomi kreatif (ekraf) yang terdampak pandemic COVID-19.

Apresiasi Kreasi Indonesia merupakan program Kemenparekraf/Baparekraf yang akan memberikan pendampingan kepada pelaku ekonomi kreatif di subsektor kuliner, kriya, fesyen, musik, film, animasi, aplikasi, dan permainan di 20 kota/kabupaten di Indonesia melalui peningkatan kapasitas pelaku ekonomi kreatif tentang ekosistem ekonomi kreatif serta pameran.

Pelatihan kewirausahaan dan mentoring nantinya akan meliputi materi bisnis model, hak kekayaan intelektual, digital promotion, perencanaan keuangan dan investasi, serta kreativitas.

“Melalui Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 diharapkan mampu memberi kesempatan bagi masyarakat untuk bisa mengangkat kembali potensi, semangat, dan pendapatan pelaku di industri kreatif khususnya di subsektor kuliner, kriya, fesyen, musik, aplikasi, permainan, film, dan animasi yang jatuh karena efek pandemi COVID-19 sehingga nantinya dapat meningkatkan daya saing, menghasilkan produk yang siap berkompetisi di pasar produk kreatif baik skala nasional maupun internasional,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Launching Apresiasi Kreasi Indonesia turut dihadiri oleh sederet artis papan atas Yura Yunita, Novia Bachmid, dan Naura (Foto:dok)
Presiden Joko Widodo telah menyampaikan bahwa ekonomi kreatif diharapkan dapat menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia masa depan. Hal itu mengingat potensi ekonomi kreatif sebagai salah satu alternatif sumber ekonomi baru untuk meningkatkan PDB (produk domestik bruto) dan peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di era industri 4.0.

"Melalui Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 diharapkan muncul sosok dan produk baru penggerak ekonomi kreatif yang bisa membanggakan Indonesia di mata dunia dengan menstimulasi ide, gagasan, kreasi, perluasan jejaring kerja," kata Sandiaga.

Saat Launching Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 turut hadir Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam, Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi Ari Juliano Gema, serta beberapa perwakilan dari pelaku ekraf Tanah Air seperti Magdalena Fridawati, Lola Amaria, Keanu AGL, Ivan Nestorman dan Perwakilan Asosiasi di Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif lainnya.

Rangkaian acara Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 dimulai dengan kegiatan launching, kemudian dilanjutkan dengan proses registrasi melalui website resmi www.apresiasikreasiindonesia.com. Peserta yang memenuhi syarat akan dikurasi menjadi 20 peserta per masing-masing kota untuk mengikuti pameran dan bootcamp.

20 kabupaten/kota tersebut yakni Bogor, Tasikmalaya, Bandung, Semarang, Surakarta, Wonosobo, Jepara, Banyumas, Pekalongan, Banyuwangi, Blitar, Surabaya, Malang, Denpasar, Lombok, Medan, Palembang, Lampung, Makassar, dan Balikpapan

“Nantinya acara akan dikemas dalam talkshow kreatif dan workshop dimana peserta dapat hadir secara luring dan daring melalui platform digital, festival film, music live performance dan acara puncaknya yaitu Pekan Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2021,” ujar Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Muhammad Neil El Himam. (ZIK/TIM)


Posting Komentar

0 Komentar