Imigrasi Siap Mendeportasi WNA yang Lakukan Unjuk Rasa Dalam Pelaksanaan KTT G20

 

Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang akan dilaksanakan pada 15-16 November 2022 (Foto:dok)
Bali, KORANTRANSAKSI.com – Direktorat Jenderal Imigrasi siap mendeportasi Warga Negara Asing (WNA) yang melakukan aksi unjuk rasa guna memprotes jalannya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM  Widodo Ekatjahjana. Ia menjelaskan bahwa, pihaknya akan memberikan tindakan tegas bagi setiap orang asing yang menganggu pelaksanaan forum pertemuan antarnegara tersebut. “Terkait WNA yang melakukan aksi unjuk rasa, kami akan langsung mendeportasi demi keamanan dan ketertiban sepanjang kegiatan G20 ini,” kata Widodo di Bandara Ngurah Rai Bali, Senin (7/11/2022).

Widodo juga  mengatakan bahwa, tindakan ini dilakukan agar pelaksanaan pertemuan forum G20 ini dapat berjalan dengan lancar. Namun, pihaknya menyatakan, tindakan tegas akan tetap diberlakukan secara humanis. Ia mencontohkan, pada Senin (7/11/2022), Kantor Imigrasi Kelas I Jember, Jawa Timur mengamankan warga negara Jepang dengan usia 57 tahun berinisial TS.

Menurut Widodo, warga negara Jepang tersebut melakukan aksi protes dengan cara membentangkan spanduk di Jalan Yos Sudarso, Kota Banyuwangi. Ia menilai, tindakan yang dilakukan Kantor Imigrasi setempat merupakan langkah preventif dan persuasif.  “Saya telah menghubungi Konjen Jepang di Surabaya sehubungan dengan adanya warga Jepang yang berdemonstrasi di sini,” ujar Widodo.

Ia juga mengungkapkan, warga negara Jepang itu telah mengakui kesalahannya dan telah menerima informas sanksi yang bakal dijatuhkan, yakni dideportasi. Widodo menyatakan, pihak Imigrasi memiliki sikap jelas akan tetap menjalankan fungsi pengamanan sekaligus memberikan pelayanan.  “Jika ada pelanggaran oleh orang asing maka kami tetap tegas sesuai aturan yang berlaku,” kata dia.

Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan G20 yang akan berlangsung pada 15-16 November di Bali. Presiden Joko Widodo menyebut, 17 kepala negara telah mengonfirmasi akan menghadiri pertemuan tersebut, termasuk Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping. "Sampai hari ini 17 kepala negara, kepala pemerintahan yang hadir," kata Jokowi di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (8/11/2022), dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden. (TIM/RED)


Posting Komentar

0 Komentar